
Tanah Tumbuh (MTsN7_Bungo) — Suasana pembelajaran Bahasa Inggris di kelas VIII C MTsN 7 Bungo pada Senin (4/8/2025) tampak berbeda dari biasanya. Para siswa dengan penuh semangat mengikuti kegiatan praktik langsung materi Countable and Uncountable Noun yang dilaksanakan di lingkungan sekitar madrasah.
Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pembelajaran interaktif yang dirancang oleh guru Bahasa Inggris, Bapak Habibi, S.Pd. Tujuannya adalah untuk membantu siswa memahami secara lebih konkret perbedaan antara countable noun (kata benda yang dapat dihitung) dan uncountable noun (kata benda yang tidak dapat dihitung).
"Belajar tidak harus selalu di dalam kelas. Dengan mengamati langsung benda-benda di sekitar mereka, siswa jadi lebih mudah memahami konsep countable dan uncountable noun," ungkap Bapak Habibi.
Dalam praktik tersebut, siswa dibagi dalam beberapa kelompok dan diajak berkeliling lingkungan madrasah. Mereka mengamati serta mencatat berbagai benda yang mereka temui. Benda-benda seperti trees, chairs, pens, dan bottles dicatat sebagai countable nouns, sedangkan water, sand, air, dan rice dikategorikan sebagai uncountable nouns.
Setelah sesi observasi, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi kelompok dan presentasi hasil temuan masing-masing kelompok di depan kelas. Antusiasme siswa sangat terlihat selama berlangsungnya kegiatan.
"Seru banget! Jadi lebih paham bedanya mana yang bisa dihitung dan mana yang tidak," ujar salah satu siswa kelas VIII C dengan penuh semangat.
Kegiatan ini merupakan salah satu contoh pembelajaran kreatif yang tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi, tetapi juga menumbuhkan semangat belajar, kolaborasi, dan keterampilan presentasi.
(MR)
|
166x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...