
Tanah Tumbuh (MTsN 7 Bungo) - Ketua Panitia ASAS Ganjil Tahun Pelajaran 2025/2026, Bapak Abdul Manap, S.Pd.I, memberikan penjelasan resmi terkait penggunaan link dan barcode ASAS kepada seluruh guru pengawas ruangan dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang Guru, Rabu (3/12/2025).
Dalam penyampaiannya, beliau menjelaskan bahwa pada tahun ini terjadi perubahan teknis dalam pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS). Jika sebelumnya ujian menggunakan CBT berbasis Android yang terhubung dengan server madrasah, namun pada pelaksanaan kali ini sistem tersebut mengalami kendala teknis.
"Beberapa item server tidak berfungsi dengan baik sehingga server tidak mampu merangkum semua perangkat Android siswa. Hal ini membuat sebagian siswa tidak dapat mengakses sistem ujian dengan optimal," jelas Bapak Abdul Manap kepada para pengawas.
Melihat kondisi tersebut, panitia mengambil langkah cepat dengan mengganti sistem pelaksanaan ASAS menggunakan Google Form yang terintegrasi melalui barcode.
Guru pengawas akan membagikan kartu berisi barcode kepada peserta ujian untuk proses scan sebelum memulai pengerjaan soal.
Selain itu, Ketua Panitia juga menekankan pentingnya pengawasan ketat selama ujian guna meminimalisir kecurangan siswa.
"Pengawas diminta melakukan pengontrolan secara intensif selama ujian berlangsung. Meskipun berbasis Google Form, integritas dan ketertiban peserta tetap menjadi prioritas," tegasnya.
Penjelasan resmi tersebut memberikan pemahaman menyeluruh kepada guru pengawas mengenai prosedur baru yang harus dijalankan, sekaligus memastikan pelaksanaan ASAS Ganjil tetap berjalan lancar, tertib, dan sesuai standar madrasah meski terdapat perubahan teknis mendadak.
Dengan langkah adaptif dari panitia, MTsN 7 Bungo diharapkan mampu menyelenggarakan ASAS Ganjil 2025/2026 secara efektif serta tetap menjaga kualitas evaluasi pembelajaran.
Sumber : Panitia ASAS MTsN 7 Bungo
Penulis : MR
Dok : LS
|
428x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...