
Tanah Tumbuh (Humas MTsN 7 Bungo) - Di balik kelancaran proses belajar mengajar di MTsN 7 Bungo, terdapat peran penting yang kerap luput dari perhatian, yakni tugas tambahan sebagai guru piket. Meski sering dianggap sederhana, tugas ini sejatinya memegang peranan strategis dalam memastikan seluruh aktivitas madrasah berjalan tertib, aman, dan terkontrol sejak pagi hingga jam pelajaran berakhir.
Setiap guru sejatinya tidak hanya mengemban amanah mendidik di dalam kelas, tetapi juga menerima tugas tambahan yang mendukung mutu penyelenggaraan pendidikan. Salah satu tugas tambahan tersebut adalah menjadi guru piket. Di MTsN 7 Bungo, peran guru piket telah terstruktur dalam agenda khusus yang menjadi pedoman pelaksanaan tugas harian.
Sejak pagi hari, guru piket sudah bersiap menyambut kedatangan siswa di lingkungan madrasah. Kehadiran mereka menjadi simbol kedisiplinan sekaligus pengawasan awal terhadap aktivitas siswa sebelum memasuki kelas. Tidak berhenti di situ, guru piket juga bertanggung jawab mengontrol setiap kelas untuk memastikan kegiatan belajar mengajar (KBM) berlangsung sebagaimana mestinya.
Apabila terdapat guru yang berhalangan hadir atau terlambat memasuki kelas, maka guru piketlah yang mengambil peran sementara. Mereka memastikan tidak ada kelas yang kosong dan tidak ada siswa yang berada di luar kelas tanpa pengawasan. Selain itu, guru piket juga memantau keamanan lingkungan madrasah, melayani tamu yang datang, hingga memberikan bantuan segera kepada siswa yang membutuhkan penanganan cepat.
Pada Rabu (11/2/2026), Bapak Mhd Hendrizal, S.Pd., Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum yang saat itu sedang menjalankan tugas sebagai guru piket, menjelaskan pentingnya peran tersebut.
"Guru piket berperan dalam memastikan kegiatan belajar mengajar di semua kelas berjalan dengan baik. Guru piket dapat mengamati kondisi seluruh kelas, apakah ada guru yang belum hadir atau ada siswa yang masih berada di luar kelas,"ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa guru piket berfungsi sebagai guru cadangan ketika guru yang terjadwal mengajar berhalangan hadir.
"Minimal guru piket bisa menunggui atau memantau kelas yang ditinggalkan oleh guru yang izin tidak bisa mengajar," tambahnya.
Dalam pelaksanaannya, guru piket juga bertugas melayani administrasi perizinan siswa yang hendak keluar lingkungan madrasah. Melalui meja guru piket, siswa yang memiliki keperluan mendesak diberikan surat izin keluar yang kemudian diserahkan kepada penjaga gerbang sebagai bukti administrasi resmi.
Tidak kalah penting, guru piket senantiasa mengisi agenda harian guru piket. Catatan ini memuat berbagai kejadian yang terjadi selama jam bertugas, sekaligus menjadi bahan laporan dan tindak lanjut apabila diperlukan. Dokumentasi ini menjadi bukti nyata bahwa tugas guru piket tidak sekadar pengawasan, melainkan bagian dari sistem kontrol manajemen madrasah.
Peran guru piket di MTsN 7 Bungo menunjukkan bahwa mutu pendidikan tidak hanya dibangun di ruang kelas, tetapi juga melalui pengelolaan kedisiplinan, pengawasan, dan pelayanan yang terorganisir. Guru piket hadir sebagai garda terdepan yang menjaga ritme KBM tetap berjalan optimal setiap harinya.
Sumber : Humas MTsN 7 Bungo
Penulis : MR
Dokumentasi : CIW
|
548x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...