
Tanah Tumbuh (Humas MTsN 7 Bungo) - Membaca bukan sekadar aktivitas untuk meningkatkan kemampuan literasi, tetapi juga menjadi sumber inspirasi, hiburan, sekaligus relaksasi bagi para siswa. Hal ini tampak nyata di perpustakaan MTsN 7 Bungo, yang setiap harinya menjadi tujuan favorit sebagaian siswa untuk memanfaatkan waktu luang, terutama saat jam istirahat.
Di perpustakaan madrasah, siswa dapat menemukan beragam koleksi buku yang menunjang kebutuhan belajar, mulai dari buku pelajaran, referensi pengetahuan umum, hingga bacaan yang bersifat inspiratif. Kehadiran fasilitas ini mendorong siswa-siswi MTsN 7 Bungo untuk melakukan kegiatan positif melalui kunjungan rutin ke perpustakaan. Mereka terlihat antusias membaca berbagai koleksi buku guna menambah wawasan dan memperluas pengetahuan.
Kepala Perpustakaan MTsN 7 Bungo, Ibu Misfiawati, S.Ag, menegaskan bahwa perpustakaan memiliki peran penting dalam mendukung proses belajar siswa.
"Perpustakaan MTsN 7 Bungo bukan sekadar tempat duduk untuk membaca dan meminjam buku, tetapi juga menjadi sarana belajar yang nyaman, baik untuk belajar individu maupun diskusi kelompok. Di sinilah para siswa mencari inspirasi serta referensi untuk menyelesaikan tugas-tugas dari guru," ujarnya.
Suasana perpustakaan yang tenang, tertata, dan nyaman menjadi salah satu alasan siswa betah menghabiskan waktu di sana. Lingkungan yang kondusif memungkinkan mereka untuk fokus membaca tanpa gangguan, sehingga kegiatan literasi dapat berlangsung dengan maksimal.
Lebih lanjut, Ibu Misfiawati menjelaskan bahwa perpustakaan juga menjadi ruang interaksi positif antar siswa.
"Selain itu, membaca buku di perpustakaan ini juga menciptakan peluang interaksi antar siswa yang memiliki minat serupa. Mereka dapat saling berbagi rekomendasi buku, mendiskusikan isi bacaan, bahkan membentuk kelompok membaca untuk bersama-sama mendalami dunia literasi," tambahnya.
Kegiatan membaca di perpustakaan saat jam istirahat terbukti menjadi alternatif kegiatan yang bermanfaat dan produktif. Daripada menghabiskan waktu dengan aktivitas yang kurang memberikan nilai tambah, siswa memilih membaca sebagai upaya mengembangkan pengetahuan dan keterampilan diri.
Melalui budaya membaca yang terus dibangun, siswa tidak hanya meningkatkan pemahaman terhadap berbagai informasi, tetapi juga melatih kemampuan berpikir kritis, mengasah imajinasi, serta menumbuhkan kreativitas yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi tantangan masa depan.
Dengan semangat literasi yang terus tumbuh di lingkungan madrasah, diharapkan kebiasaan baik ini dapat menjadi bagian dari karakter siswa dalam membangun generasi yang cerdas, berwawasan luas, dan berprestasi.
Sumber : Humas MTsN 7 Bungo
Penulis : MR
Dokumentasi : CIW
|
565x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...