
Tanah Tumbuh (Humas Madrasah) - Pertandingan perebutan juara 3 Liga Madrasah Tahun Pelajaran 2025/2026 kembali menghadirkan suasana penuh semangat dan sportivitas di Lapangan Hijau Mini Soccer madrasah, Kamis (12/2/2026). Laga yang mempertemukan dua tim terbaik setelah semifinal ini berlangsung sengit dan menarik perhatian para guru serta siswa yang turut menyaksikan jalannya pertandingan.
Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim langsung tampil agresif dengan strategi permainan yang matang. Aksi-aksi umpan terukur, pertahanan yang solid, serta serangan cepat menjadi sajian utama dalam pertandingan tersebut. Para pemain menunjukkan determinasi tinggi demi meraih posisi ketiga sebagai penutup manis perjuangan mereka di ajang Liga Madrasah tahun ini.
Sorak sorai penonton menambah semarak atmosfer pertandingan. Dukungan dari rekan-rekan satu kelas dan para guru menjadi motivasi tersendiri bagi para pemain untuk memberikan performa terbaik. Meski pertandingan berlangsung dengan tensi tinggi, nilai-nilai sportivitas tetap dijunjung tinggi oleh kedua tim. Tidak terlihat gesekan berarti di lapangan, sebaliknya para pemain saling menghormati setiap keputusan wasit.
Bapak Apriyadi, S.Pd.I guru PJOK sekaligus Koordinator kegiatan Liga Madrasah dalam keterangannya menyampaikan bahwa pertandingan perebutan juara 3 ini bukan sekadar tentang menang atau kalah, melainkan juga tentang pembentukan karakter siswa. "Melalui kompetisi seperti ini, siswa belajar tentang kerja sama tim, disiplin, tanggung jawab, dan menghargai lawan. Inilah nilai utama yang ingin kita tanamkan," ujarnya.
Sepanjang babak pertama, kedua tim saling jual beli serangan. Beberapa peluang emas tercipta, namun ketangguhan penjaga gawang dari masing-masing tim mampu menggagalkan upaya tersebut. Memasuki babak kedua, tempo permainan semakin meningkat. Sebuah gol yang tercipta melalui skema serangan cepat akhirnya memecah kebuntuan dan mengubah jalannya pertandingan.
Tim yang unggul tidak lantas mengendurkan serangan, sementara tim lawan terus berusaha mengejar ketertinggalan dengan penuh semangat. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap bertahan dan memastikan satu tim berhak menyandang predikat juara 3 Liga Madrasah Tahun Pelajaran 2025/2026.
Kegiatan Liga Madrasah ini merupakan bagian dari program pembinaan minat dan bakat siswa di bidang olahraga. Selain meningkatkan kebugaran jasmani, kompetisi ini juga menjadi ajang mempererat ukhuwah antarsiswa serta membangun semangat kompetitif yang sehat.
Dengan berakhirnya laga perebutan juara 3, rangkaian Liga Madrasah Tahun Pelajaran 2025/2026 semakin mendekati puncaknya. Seluruh pihak berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wadah positif bagi siswa dalam menyalurkan potensi dan membentuk karakter yang tangguh, sportif, dan berprestasi.
Sumber : Humas MTsN 7 Bungo
Penulis : MR
Dokumentasi : LS
|
181x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...