
Tanah Tumbuh (Humas) - Proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di kelas VII C MTsN 7 Bungo berlangsung dengan suasana berbeda pada Kamis (16/4/2026). Pembelajaran kali ini tidak hanya dilakukan di dalam kelas, melainkan memanfaatkan lingkungan sekitar madrasah sebagai laboratorium alam, sehingga memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi siswa.
Dengan mengusung pendekatan PAKEM (Partisipatif, Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan), para siswa diajak untuk berinteraksi langsung dengan lingkungan. Mereka melakukan pengamatan terhadap ekosistem yang ada di sekitar madrasah, sehingga tidak sekadar menerima teori, tetapi juga menemukan konsep melalui pengalaman nyata di lapangan.
Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengamati berbagai komponen ekosistem secara langsung, mulai dari makhluk hidup hingga faktor lingkungan yang saling berinteraksi. Melalui kegiatan tersebut, siswa dilatih untuk berpikir kritis, melakukan analisis sederhana, serta menarik kesimpulan berdasarkan hasil pengamatan yang mereka lakukan.
Guru mata pelajaran IPA, Ibu Rubiah, S.Pd., menjelaskan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis lingkungan ini mampu memicu kreativitas siswa dalam memahami fenomena alam. Menurutnya, pembelajaran akan menjadi lebih efektif ketika siswa terlibat langsung dalam proses menemukan pengetahuan.
"Pendekatan ini memicu kreativitas siswa dalam menganalisis fenomena alam, sehingga proses belajar menjadi lebih efektif karena materi lebih mudah dipahami dan diingat," ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa suasana belajar di luar kelas yang segar dan dinamis mampu menciptakan kegembiraan tersendiri bagi siswa. Hal ini secara tidak langsung dapat menghilangkan kejenuhan yang sering muncul saat pembelajaran berlangsung di dalam kelas.
"Suasana belajar di luar kelas yang segar dan dinamis juga menciptakan kegembiraan, menghapus kejenuhan, dan membuat siswa lebih antusias dalam mengeksplorasi ilmu pengetahuan," tambahnya.
Dengan penerapan metode pembelajaran seperti ini, diharapkan siswa MTsN 7 Bungo tidak hanya memahami materi IPA secara teoritis, tetapi juga mampu mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari. Pembelajaran yang kontekstual dan menyenangkan ini menjadi salah satu upaya madrasah dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta menumbuhkan kecintaan siswa terhadap ilmu pengetahuan alam.
Sumber : Humas MTsN 7 Bungo
Editor : MR
Dokumentasi : RB
|
203x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...