
Tanah Tumbuh (Humas) - Semangat dan antusiasme tinggi ditunjukkan oleh seluruh tenaga pendidik MTsN 7 Bungo dalam menyambut Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang diselenggarakan melalui platform MOOC Pintar. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran guru untuk menghadirkan proses pembelajaran yang lebih bermakna, humanis, dan berkarakter.
Pelatihan KBC dijadwalkan dengan masa pendaftaran pada 17 hingga 21 April 2026, sementara pelaksanaannya berlangsung pada 22 hingga 28 April 2026. Seluruh guru didorong untuk segera mendaftarkan diri melalui laman resmi yang telah disediakan, yaitu https://pintar.kemenag.go.id.
Pelatihan ini merupakan angkatan pertama yang mengusung pemahaman mendalam terhadap filosofi Pancacinta, yang meliputi: Cinta Allah dan Rasul-Nya, Cinta Ilmu, Cinta Alam, Cinta Diri dan Sesama (meliputi social emotional learning, disiplin positif, happy tanpa bully, serta pemahaman bahwa perbedaan bukanlah sesuatu yang buruk), serta Cinta Tanah Air sebagai bagian dari implementasi Kurikulum Berbasis Cinta.
Pada hari pertama pendaftaran, Jumat (17/4/2026), terlihat para guru MTsN 7 Bungo dengan penuh antusias melakukan proses pendaftaran melalui akun Pintar Kemenag masing-masing, dengan memilih pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta.
Kepala MTsN 7 Bungo, Bapak Firdaus.Ar, S.Pd.I, menyampaikan bahwa keikutsertaan dan antusiasme para guru dalam pelatihan ini tidak hanya sebagai upaya peningkatan kompetensi profesional, tetapi juga sebagai bentuk komitmen dalam mendukung program strategis Kementerian Agama. Menurutnya, Kurikulum Berbasis Cinta diharapkan menjadi pendekatan baru dalam dunia pendidikan yang menekankan nilai kasih sayang, empati, serta pembentukan karakter peserta didik secara menyeluruh.
"Melalui pelatihan ini, para guru diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai cinta dalam proses pembelajaran sehari-hari, sehingga tercipta suasana belajar yang lebih menyenangkan dan bermakna bagi siswa," ujarnya.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mencetak rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk pembelajaran serentak dengan jumlah peserta terbanyak. Hal ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi dunia pendidikan, khususnya di bawah naungan Kementerian Agama.
Dengan semangat kebersamaan, para tenaga pendidik MTsN 7 Bungo saling mengajak dan memotivasi rekan sejawat untuk turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Partisipasi aktif seluruh tenaga pendidik diharapkan mampu memberikan dampak positif, baik terhadap peningkatan kualitas pembelajaran maupun penguatan karakter peserta didik, sekaligus mengimplementasikan nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta dalam ekosistem pendidikan.
Mari ambil peran, daftarkan diri, dan ajak rekan sejawat untuk berpartisipasi. Bersama, kita wujudkan pembelajaran yang penuh cinta dan bermakna bagi generasi masa depan.
Sumber : Humas MTsN 7 Bungo
Editor : MR
|
141x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...