
Jambi ( Kemenag) - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, Dr. H. Mahbub Daryanto, secara resmi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) se-Provinsi Jambi pada Rabu (22/04/2026) di Aula Kanwil Kemenag Provinsi Jambi.
Kegiatan ini diikuti oleh 11 orang Kasi Pendidikan Madrasah, 65 Kepala MTsN, dan 31 Kepala MAN. Dalam arahannya, Kakanwil menekankan pentingnya memulai setiap perubahan dari langkah kecil. Ia mengibaratkan pencapaian besar harus diawali dari tindakan sederhana yang bisa dilakukan hari ini, sesuai dengan kemampuan dan kesiapan masing-masing.
Selain itu, ia menyoroti pentingnya kehadiran aktif dalam forum koordinasi, termasuk rapat rutin yang menghadirkan Menteri Agama. "Keikutsertaan aktif dalam forum koordinasi, termasuk rapat rutin bersama Menteri Agama, sangat penting karena menjadi ruang strategis untuk memperoleh informasi kebijakan secara langsung sekaligus menyampaikan gagasan dari daerah" ujarnya.
Lebih lanjut, Kakanwil menjelaskan bahwa Kementerian Agama tengah bertransformasi menuju sistem manajemen talenta (talent pool). Ke depan, promosi jabatan tidak lagi mengandalkan mekanisme lama, melainkan berbasis pada data kompetensi dan kinerja yang tercatat dalam sistem seperti MyASN. Oleh karena itu, seluruh pegawai diminta segera melengkapi data pribadi, riwayat pendidikan, pelatihan, dan penghargaan.
Ia juga mengungkapkan bahwa sistem penilaian kinerja kini menggunakan pendekatan 360 derajat, di mana seorang pimpinan dinilai tidak hanya oleh atasan, tetapi juga oleh bawahan dari berbagai level. Hal ini dinilai mampu menciptakan penilaian yang lebih objektif dan menyeluruh.
Menyoroti pentingnya tata kelola keuangan yang baik, Kakanwil mengingatkan bahwa kemudahan dalam sistem tidak boleh mengabaikan aspek akuntabilitas. Ia menegaskan, "Pengelolaan anggaran harus tertib administrasi dan memanfaatkan sistem digital. Meskipun pencairan dana kini semakin mudah, tanpa laporan yang akuntabel hal tersebut berpotensi menimbulkan persoalan hukum."
Di bidang pendidikan, perhatian juga diarahkan pada penguatan literasi dan karakter siswa madrasah. Program seperti peningkatan kemampuan membaca kitab kuning, moderasi beragama, serta upaya pencegahan radikalisme melalui kerja sama dengan aparat terkait juga menjadi fokus penting.
Kakanwil juga menegaskan pentingnya perlindungan siswa dengan memastikan madrasah dan pesantren menjadi lingkungan yang aman dan ramah anak. Ia mengingatkan perlunya pengawasan ketat untuk mencegah terjadinya kekerasan maupun pelecehan di lingkungan pendidikan.
Selain itu, disampaikan pula pengelolaan zakat ASN melalui kerja sama dengan Baznas, di mana dana yang terkumpul akan dikembalikan dalam bentuk program pemberdayaan seperti beasiswa dan bantuan bagi siswa kurang mampu.
Menutup arahannya, Dr. H. Mahbub Daryanto menekankan pentingnya integritas dan keteladanan pimpinan. "Marilah kita menjaga integritas dan etika, menjadi teladan (role model) di lingkungan kerja, serta meninggalkan warisan kebaikan (legacy) demi kemajuan pendidikan madrasah di masa depan." Tutupnya.(ulf)
Sumber : Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jambi
|
217x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...