
Tanah Tumbuh (Humas) - Kebutuhan komunikasi publik pemerintah kini menjadi aspek strategis yang menuntut perhatian serius di tengah derasnya arus informasi, maraknya disinformasi, potensi krisis, serta meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap kualitas layanan informasi. Dalam kondisi tersebut, peran kehumasan dituntut semakin adaptif, responsif, dan profesional dalam menyampaikan informasi yang akurat dan terpercaya kepada publik.
Menjawab tantangan tersebut, kehumasan di lingkungan Kementerian Agama diharapkan terus meningkatkan kompetensi diri, terbuka terhadap pembelajaran, tidak cepat berpuas diri, serta mampu melakukan perubahan positif secara berkelanjutan, khususnya dalam penyebaran informasi di madrasah.
Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kapasitas tersebut, salah satu tim Humas MTsN 7 Bungo mengikuti kegiatan pelatihan "Humas Level Up" yang dikuti berbagai insan humas Kementerian Agama se-Indonesia pada Jumat (24/4/2026). Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting mulai pukul 13.30 hingga 15.30 WIB dengan menghadirkan narasumber Dodo Murtado, Ketua Tim Hubungan Antar Lembaga Biro Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Publik Kementerian Agama.
Pelatihan ini dirancang dengan metode interaktif, yang memungkinkan peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga terlibat aktif melalui studi kasus dan simulasi. Pendekatan tersebut bertujuan agar peserta mampu menghasilkan produk kerja yang relevan dan aplikatif sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Muhammad Nur, salah satu tim Humas MTsN 7 Bungo, mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran yang sangat bermanfaat bagi pengembangan kompetensi tim humas madrasah.
"Melalui forum ini, kami tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga dapat berbagi pengalaman terbaik (best practices) serta memperkuat jejaring kerja dan kolaborasi antarinstansi dalam bidang kehumasan," ujarnya.
Pada sesi kali ini, pelatihan mengangkat tema "Stakeholder Relations" yang berfokus pada penguatan kapasitas sumber daya manusia kehumasan dalam membangun serta mengelola hubungan strategis dengan media dan antar lembaga. Tema ini dinilai sangat relevan dalam mendukung terciptanya komunikasi publik yang efektif, kolaboratif, dan berkelanjutan.
Peserta mendapatkan pemaparan komprehensif mengenai strategi membangun hubungan harmonis dengan media, teknik pengelolaan komunikasi eksternal, hingga praktik terbaik dalam menjalin kerja sama lintas lembaga. Selain itu, peserta juga diajak memahami pentingnya kepercayaan, konsistensi komunikasi, serta integritas dalam membangun citra positif institusi di ruang publik.
Adapun manfaat yang diperoleh peserta dari kegiatan ini antara lain memahami konsep dasar media relations dan hubungan antar lembaga, mengetahui strategi menjaga hubungan baik dengan media, menguasai teknik komunikasi efektif, serta memperoleh wawasan dalam mengelola citra dan reputasi melalui jejaring strategis. Tidak hanya itu, peserta juga berkesempatan berdiskusi langsung dengan narasumber terkait pengalaman dan praktik terbaik di lapangan.
Melalui keikutsertaan dalam pelatihan ini, diharapkan tim Humas MTsN 7 Bungo semakin profesional, inovatif, dan mampu menghadirkan informasi yang berkualitas serta berdampak positif bagi masyarakat. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen madrasah dalam mendukung transparansi dan pelayanan informasi publik yang unggul di lingkungan Kementerian Agama.
Sumber : Humas MTsN 7 Bungo
Editor : MR
|
294x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...