
Tanah Tumbuh (Humas) - Dalam upaya meningkatkan iman dan takwa serta membentuk generasi yang religius dan dekat dengan Al-Qur'an, MTsN 7 Bungo terus membiasakan kegiatan literasi Al-Qur'an setiap pagi sebelum Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dimulai. Kegiatan tersebut kembali terlihat berlangsung pada Rabu pagi (6/5/2026) di lingkungan madrasah.
Sejak pagi hari, seluruh siswa tampak membaca Al-Qur'an di kelas masing-masing dengan didampingi oleh guru. Selain membaca ayat suci Al-Qur'an, para siswa juga melaksanakan murajaah atau mengulang hafalan yang telah dipelajari sebelumnya. Suasana madrasah pun terasa lebih religius, tenang, dan penuh kekhusyukan sebelum proses pembelajaran dimulai.
Program literasi Al-Qur'an ini menjadi salah satu program unggulan MTsN 7 Bungo dalam membentuk karakter peserta didik yang berakhlakul karimah, mencintai Al-Qur'an, serta memiliki kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur'an dengan baik dan benar.
Kepala MTsN 7 Bungo, Bapak Firdaus, S.Pd.I., mengatakan bahwa kegiatan literasi Al-Qur'an pagi merupakan bagian dari Gerakan Literasi Madrasah yang terus dikembangkan secara berkelanjutan. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan ruang bagi siswa untuk meningkatkan kemampuan membaca, memperbaiki bacaan, serta menambah hafalan Al-Qur'an.
"Melalui kegiatan literasi Al-Qur'an setiap pagi sebelum KBM, siswa diberikan kesempatan untuk membaca, mengulang hafalan, sekaligus menambah hafalan baru," ungkap Kepala Madrasah.
Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan literasi pagi tidak hanya berfokus pada kemampuan membaca, tetapi juga membantu siswa menjaga hafalan melalui kegiatan murajaah. Dengan pembiasaan tersebut, siswa diharapkan semakin lancar membaca Al-Qur'an sesuai kaidah tajwid serta mampu memahami isi kandungan ayat yang dibaca.
"Kegiatan ini bertujuan membantu siswa dalam murajaah surat-surat yang telah mereka hafal. Selain menjaga hafalan, kegiatan ini juga melatih keterampilan membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar," tambahnya.
Lebih lanjut, Bapak Firdaus menyampaikan bahwa literasi tidak hanya berkaitan dengan membaca, tetapi juga mencakup kemampuan menyimak, menulis, memahami, dan menganalisis. Oleh karena itu, budaya literasi Al-Qur'an di madrasah diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan kecintaan yang tinggi terhadap Al-Qur'an.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi siswa yang telah lancar membaca Al-Qur'an untuk membantu teman-temannya yang masih mengalami kesulitan. Dengan demikian, tercipta semangat belajar bersama dan saling mendukung antarsiswa.
"Siswa yang sudah fasih membaca Al-Qur'an dapat membantu dan membimbing teman-temannya yang belum lancar. Dengan begitu, seluruh siswa diharapkan mampu membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar," tutupnya.
Sumber : Humas MTsN 7 Bungo
Editor : MR
Dokumentasi : CIW
|
148x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...