
Tanah Tumbuh (Humas) - Komitmen dalam membangun budaya kerja yang bersih, profesional, dan berintegritas terus diperkuat di lingkungan madrasah. Kepala MTsN 7 Bungo, Bapak Firdaus.Ar, S.Pd.I., mengikuti kegiatan E-Learning ASN Berintegritas Batch 3 Tahun 2026 yang merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Agama Republik Indonesia dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi melalui sistem pembelajaran daring berbasis MOOC (Massive Open Online Course) pada tanggal 11 hingga 15 Mei 2026. Selain Kepala Madrasah, kegiatan ini juga diikuti oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas, Bapak Muhammad Fauzan, S.Pd.I.
Pelatihan ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya di lingkungan Kementerian Agama, agar memiliki karakter yang jujur, disiplin, transparan, dan bertanggung jawab dalam menjalankan pelayanan publik. Melalui pembelajaran elektronik tersebut, para peserta memperoleh penguatan mengenai nilai-nilai integritas, budaya antikorupsi, tata kelola pemerintahan yang baik, serta etika ASN dalam melaksanakan tugas dan fungsi di satuan kerja masing-masing.
Kepala MTsN 7 Bungo, Bapak Firdaus.Ar, S.Pd.I., menilai bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis dalam membangun budaya kerja ASN yang bersih dan profesional, terutama di lingkungan madrasah. Menurutnya, integritas tidak hanya menjadi tanggung jawab pribadi setiap ASN, tetapi juga harus tumbuh menjadi budaya kerja bersama di lingkungan pendidikan.
"Integritas harus menjadi karakter ASN Kementerian Agama. Ketika integritas kuat, maka kepercayaan masyarakat terhadap institusi juga akan semakin meningkat," ujarnya, Rabu (13/5/2026).
Ia juga menegaskan bahwa madrasah sebagai lembaga pendidikan memiliki peran penting dalam menanamkan nilai kejujuran dan tanggung jawab kepada peserta didik. Oleh karena itu, seluruh tenaga pendidik dan kependidikan harus mampu memberikan teladan yang baik dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas, Bapak Muhammad Fauzan, S.Pd.I., menyampaikan bahwa pelatihan berbasis e-learning tersebut memberikan kesempatan yang luas bagi ASN untuk meningkatkan pemahaman mengenai nilai-nilai antikorupsi dengan metode pembelajaran yang lebih fleksibel dan efektif.
"Melalui pembelajaran daring ini, para ASN dapat mengakses materi dengan mudah sehingga proses belajar menjadi lebih fleksibel namun tetap efektif. Kami berharap pelatihan ini dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan pendidikan di madrasah," ungkapnya.
Pelatihan E-Learning ASN Berintegritas sendiri merupakan tindak lanjut dari kerja sama antara BMB PSDM Kementerian Agama RI dengan KPK terkait penyelenggaraan pembelajaran elektronik bagi ASN berintegritas. Program ini diharapkan mampu memperkuat komitmen ASN Kementerian Agama dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Dalam pelaksanaan pelatihan ini, seluruh peserta diwajibkan mengikuti seluruh rangkaian program e-learning sesuai jadwal dan durasi yang telah ditentukan pada masing-masing batch. Setelah melakukan registrasi, peserta dapat mengikuti pembelajaran secara daring melalui platform PJJ Kementerian Agama menggunakan username dan password sesuai ketentuan yang berlaku. Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta diwajibkan melaporkan hasil kegiatan kepada atasan masing-masing serta melampirkan sertifikat sebagai bukti keikutsertaan.
Sumber : Humas MTsN 7 Bungo
Editor : MR
Dokumentasi :CIW
|
414x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...