
Kemenag (Humas MTsN 7 Bungo) - Semarak peringatan Hari Adat Melayu Jambi Tahun 2026 di MTsN 7 Bungo semakin terasa dengan digelarnya Peragaan Kostum Melayu Jambi melalui Defile Budaya pada Lomba Busana Teluk Belango dan Baju Kurung Terbaik, Senin (15/6/2026), di halaman madrasah.
Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut menjadi salah satu rangkaian Class Meeting MTsN 7 Bungo yang melibatkan seluruh siswa dari berbagai kelas. Melalui defile budaya, para peserta tampil mengenakan busana adat Melayu Jambi, mulai dari Teluk Belango, Baju Kurung, hingga busana muslim yang dipadukan dengan berbagai aksesoris khas Melayu Jambi.
Dengan penuh percaya diri, setiap perwakilan kelas memperagakan busana yang dikenakan di hadapan dewan juri. Mereka tidak hanya menampilkan keindahan pakaian adat, tetapi juga menunjukkan tata cara berbusana Melayu Jambi yang santun dan sesuai dengan adat istiadat yang berlaku. Penampilan yang beragam dan penuh kreativitas tersebut berhasil menciptakan suasana meriah serta mendapat sambutan antusias dari seluruh warga madrasah.
Kegiatan yang dikemas dalam bentuk defile budaya ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana edukasi bagi peserta didik untuk mengenal, memahami, dan melestarikan warisan budaya daerah. Melalui kegiatan tersebut, siswa diajak menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas budaya Melayu Jambi yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Jambi sejak dahulu.
Koordinator kegiatan, Bapak Ahmad Mursalin, S.Pd., menjelaskan bahwa seluruh peserta diberikan kesempatan untuk memperagakan busana adat Melayu Jambi dengan tetap memperhatikan kaidah dan tata cara berpakaian yang benar sesuai dengan adat yang berlaku.
Menurutnya, salah satu aspek yang menjadi perhatian dalam penilaian adalah kesesuaian penggunaan busana adat bagi laki-laki maupun perempuan. Penilaian tersebut meliputi tata cara pemakaian sarung, tengkuluk, serta berbagai aksesoris yang digunakan. Selain itu, terdapat perbedaan penggunaan beberapa atribut bagi yang belum menikah dan yang sudah menikah sebagaimana telah diatur dalam tradisi masyarakat Melayu Jambi.
"Jambi merupakan salah satu daerah yang memiliki pengaruh budaya Melayu yang sangat kuat. Budaya tersebut telah mengakar dalam kehidupan masyarakat dan tercermin melalui adat istiadat maupun busana yang dikenakan. Oleh karena itu, melalui momentum Hari Adat Melayu Jambi ini, kami mengadakan lomba busana Melayu Jambi agar para siswa dapat memahami tata cara berpakaian adat yang benar sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya daerah," ungkap Ahmad Mursalin.
Bapak Ahmad Mursalin berharap kegiatan tersebut dapat menjadi sarana penanaman nilai-nilai budaya lokal kepada seluruh siswa. Dengan mengenalkan busana khas Melayu Jambi sejak dini, diharapkan generasi muda mampu menjaga, melestarikan, dan mengembangkan budaya Melayu Jambi agar tetap hidup dan berkembang di tengah kemajuan zaman.
Melalui peragaan dan lomba Busana Teluk Belango serta Baju Kurung Terbaik, MTsN 7 Bungo menunjukkan komitmennya dalam melestarikan adat dan budaya Jambi di lingkungan madrasah. Kegiatan ini juga menjadi wadah bagi para siswa untuk menyalurkan bakat dan kreativitas, sekaligus menumbuhkan rasa cinta serta kebanggaan terhadap budaya Melayu Jambi sebagai warisan leluhur yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus.
Sumber: Humas MTsN 7 Bungo
Editor: MR
Dokumentasi: CIW
|
332x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...