
Kemenag (Humas MTsN 7 Bungo) - Kepala MTsN 7 Bungo, Firdaus, AR, mengikuti kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas Tahun 2026 yang diselenggarakan secara nasional oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia. Kegiatan yang mengusung tema "Festival Damai Inklusif: Dari Jiwa Anak untuk Negeri" ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Kamis (25/6/2026) sebagai tindak lanjut surat Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI.
Kegiatan tersebut merupakan agenda nasional Kementerian Agama yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia dengan melibatkan jajaran Kementerian Agama di tingkat pusat, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi, serta Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota. Selain diikuti oleh Kepala MTsN 7 Bungo, kegiatan ini juga dihadiri oleh pimpinan madrasah, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), penyuluh agama, serta para penerima manfaat yang terdiri atas anak yatim dan penyandang disabilitas.
Pelaksanaan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas menjadi bagian dari rangkaian peringatan Bulan Muharam yang secara kultural dikenal masyarakat sebagai Bulan Lebaran Yatim. Momentum ini dimanfaatkan Kementerian Agama untuk memperkuat nilai-nilai kepedulian, kebersamaan, dan solidaritas sosial melalui berbagai program kemaslahatan, di antaranya penyaluran santunan kepada anak yatim, piatu, penyandang disabilitas, serta masyarakat yang membutuhkan di berbagai daerah.
Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menumbuhkan budaya berbagi serta memperkuat semangat inklusivitas tanpa membedakan latar belakang sosial maupun kondisi fisik. Tema yang diusung tahun ini mencerminkan komitmen Kementerian Agama dalam menghadirkan ruang yang ramah, setara, dan penuh kasih sayang bagi seluruh anak bangsa, khususnya mereka yang membutuhkan perhatian dan dukungan.
Kepala MTsN 7 Bungo, Firdaus, AR, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, program Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas tidak hanya menjadi bentuk kepedulian sosial, tetapi juga menjadi sarana edukasi untuk menanamkan nilai-nilai kemanusiaan kepada seluruh insan pendidikan.
"Momentum Bulan Muharam hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memperkuat kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada anak-anak yatim dan saudara-saudara kita penyandang disabilitas. Semoga semangat berbagi dan saling peduli ini terus tumbuh di lingkungan madrasah maupun di tengah masyarakat," ujarnya.
Kepala madrasah juga menyampaikan bahwa pada pelaksanaan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas Tahun 2026, terdapat empat peserta didik MTsN 7 Bungo yang ditetapkan sebagai penerima manfaat santunan. Penetapan tersebut dilakukan berdasarkan kriteria yang telah ditentukan oleh Kementerian Agama, yaitu berasal dari kalangan anak yatim, penyandang disabilitas, serta keluarga fakir dan miskin.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban para penerima manfaat sekaligus menjadi wujud nyata kehadiran Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan sosial dan menumbuhkan semangat kepedulian terhadap sesama, khususnya di momentum Bulan Muharam yang penuh keberkahan.
Sumber: Humas MTsN 7 Bungo
Editor: MR
Dokumentasi: FR
|
73x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...