
Kemenag (Humas MTsN 7 Bungo) - MTsN 7 Bungo kembali membiasakan pelaksanaan Salat Zuhur berjamaah sebagai bagian dari program pembinaan karakter religius peserta didik pada Tahun Ajaran 2026/2027. Pada Senin (13/7/2026), seluruh peserta didik kelas VII mengikuti rangkaian Salat Zuhur berjamaah yang dilaksanakan di Mushala As-Sa'adah MTsN 7 Bungo dengan bimbingan guru, Abdul Manap dan Muhammad Yusuf.
Pelaksanaan Salat Zuhur berjamaah merupakan salah satu program pembiasaan keagamaan yang dilaksanakan secara rutin setiap hari selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Setiap memasuki waktu Zuhur, seluruh peserta didik melaksanakan salat berjamaah sesuai jadwal yang telah disusun oleh Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) Bidang Keagamaan.
Usai pelaksanaan salat berjamaah, guru pembimbing, Abdul Manap, S.Pd.I., memberikan arahan kepada seluruh peserta didik agar senantiasa menjaga kekhusyukan dalam beribadah. Ia mengingatkan para murid untuk melaksanakan salat dengan tertib, khusyuk, serta tidak mengganggu teman yang sedang beribadah sehingga suasana ibadah tetap kondusif, tenang, dan penuh kekhidmatan.
Selain itu, Abdul Manap juga mengingatkan bahwa setiap peserta didik wajib memiliki agenda salat yang digunakan untuk mencatat pelaksanaan salat, baik yang dikerjakan di rumah maupun di madrasah. Agenda tersebut menjadi salah satu instrumen pembinaan yang memudahkan madrasah dalam memantau kedisiplinan, keaktifan, serta membiasakan peserta didik melaksanakan salat secara konsisten.
Dalam arahannya juga, Abdul Manap juga menjelaskan bahwa seluruh rangkaian pelaksanaan Salat Zuhur berjamaah, mulai dari mengumandangkan azan, iqamah, menjadi imam bagi peserta didik yang telah memenuhi syarat, memimpin zikir dan doa, hingga menyampaikan kultum, dilaksanakan secara bergiliran oleh para peserta didik. Menurutnya, sistem tersebut menjadi media pembelajaran praktik yang efektif sehingga peserta didik tidak hanya memahami teori keagamaan, tetapi juga memiliki keterampilan, keberanian, dan rasa percaya diri dalam menjalankan syiar Islam.
"Melalui kegiatan ini, madrasah memberikan ruang kepada peserta didik untuk mengembangkan potensi dan keterampilan di bidang keagamaan. Jangan sampai ketika nanti ditunjuk menjadi petugas, ada yang enggan atau merasa tidak mampu. Jadikan kesempatan ini sebagai sarana untuk belajar dan berlatih. Jika masih belum lancar, silakan berlatih terlebih dahulu di rumah agar semakin percaya diri saat bertugas," pesan Abdul Manap di hadapan para peserta didik.
Selain memberikan motivasi dan pembinaan, Abdul Manap juga menetapkan petugas Salat Zuhur berjamaah untuk hari berikutnya. Nama-nama petugas kemudian dituliskan pada papan informasi yang berada di dalam mushala agar setiap peserta didik dapat mempersiapkan diri sesuai tugas yang telah diberikan.
Sumber: Humas MTsN 7 Bungo
Editor: MR
Dokumentasi: CIW
|
407x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...