
Kemenag (MTsN 7 Bungo) - Menindaklanjuti Surat Edaran Pemerintah Kabupaten Bungo terkait langkah perlindungan kesehatan peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan di tengah memburuknya kualitas udara akibat kabut asap, MTsN 7 Bungo akan melaksanakan kegiatan pembelajaran secara daring selama tiga hari, mulai Kamis hingga Sabtu, 27-29 Agustus 2026.
Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut atas Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bungo Nomor S-400.3/254/VIII/DIKBUD-DIKDAS/2026 tentang Pelaksanaan Kegiatan Pembelajaran pada Satuan Pendidikan Selama Bencana Kabut Asap. Surat edaran tersebut menjadi dasar bagi satuan pendidikan untuk menyesuaikan pelaksanaan pembelajaran dengan mempertimbangkan kondisi kualitas udara yang semakin memburuk.
Kepala MTsN 7 Bungo, Firdaus AR, menjelaskan bahwa pihak madrasah telah menerima arahan dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bungo melalui Seksi Pendidikan Madrasah sebagai tindak lanjut atas surat edaran Pemerintah Kabupaten Bungo tersebut.
Menurutnya, penerapan pembelajaran daring merupakan langkah preventif untuk melindungi kesehatan dan keselamatan seluruh warga madrasah, khususnya peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan.
"Menanggapi surat edaran tersebut, untuk sementara kegiatan pembelajaran dilaksanakan secara daring selama tiga hari, mulai tanggal 27 sampai 29 Agustus 2026. Kebijakan ini merupakan langkah untuk menjaga kesehatan peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan di tengah kondisi kualitas udara yang kurang baik," ujar Kepala Madrasah, Rabu (26/8/2026).
Dalam pelaksanaannya, Kepala Madrasah menginstruksikan seluruh pendidik untuk tetap melaksanakan proses pembelajaran sesuai jadwal atau roster yang telah ditetapkan. Guru dapat memanfaatkan berbagai platform pembelajaran daring sesuai kebutuhan, seperti grup WhatsApp, Google Meet, Zoom, maupun aplikasi pembelajaran lainnya yang mendukung kegiatan belajar dari rumah.
"Guru diharapkan dapat menyesuaikan metode, materi, dan aktivitas pembelajaran dengan kondisi saat ini. Pembelajaran daring harus tetap berlangsung secara efektif, terarah, dan sesuai dengan tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan," jelasnya.
Selain memastikan keberlangsungan proses pembelajaran, pihak madrasah mengimbau seluruh peserta didik untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan yang tidak diperlukan selama kondisi kabut asap masih berlangsung. Peserta didik diharapkan mengikuti pembelajaran dari rumah dengan tetap menjaga kesehatan serta mematuhi arahan orang tua atau wali dan guru.
Kepala Madrasah juga mengajak orang tua atau wali peserta didik untuk berperan aktif dalam mendampingi dan memantau kegiatan belajar anak selama pembelajaran dilaksanakan dari rumah. Dukungan orang tua dinilai penting untuk memastikan peserta didik tetap disiplin mengikuti pembelajaran, memahami materi, serta menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guru.
"Kita berharap kondisi kualitas udara segera membaik sehingga aktivitas pendidikan dapat kembali berjalan normal. Namun, selama kondisi ini masih berlangsung, kesehatan dan keselamatan seluruh peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan harus menjadi prioritas utama," pungkasnya.
Dengan diterapkannya pembelajaran daring selama tiga hari, MTsN 7 Bungo tetap berkomitmen memastikan layanan pendidikan berjalan secara optimal sekaligus mengambil langkah preventif untuk meminimalkan dampak kabut asap terhadap kesehatan warga madrasah.
Kebijakan tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga kesehatan dan keselamatan warga madrasah, tanpa mengabaikan keberlangsungan proses pembelajaran. Dengan dukungan seluruh pihak, kegiatan pendidikan diharapkan tetap berjalan efektif hingga kondisi lingkungan kembali aman dan kondusif.
Sumber: Humas MTsN 7 Bungo
Editor: MR
Dokumentasi: CIW
|
342x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...