
Kemenag (Humas MTsN 7 Bungo) - Guru MTsNegeri 7 Bungo, Muhammad Nur, dilantik sebagai pengurus Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (ISMI) Kabupaten Bungo periode 2026-2031. Pelantikan berlangsung di Ballroom Grand Hotel Semagi Muara Bungo, Sabtu (29/8/2026).
Pengurus ISMI Kabupaten Bungo dilantik oleh Ketua ISMI Provinsi Jambi, Hj. Erawati, S.Ag., M.Pd., dan disaksikan langsung oleh Bupati Bungo, H. Dedy Putra, S.H., M.K. Kegiatan turut dihadiri Ketua TP-PKK Kabupaten Bungo, Ketua GOW, Ketua DWP, Ketua LAM Jambi Kabupaten Bungo, mahasiswa, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Keterlibatan Muhammad Nur dalam kepengurusan ISMI menjadi kebanggaan bagi keluarga besar MTsN 7 Bungo. Selain menjalankan tugas sebagai pendidik, keikutsertaannya diharapkan dapat memperluas jejaring, wawasan, dan kontribusi guru dalam kehidupan bermasyarakat.
Kepala MTsN 7 Bungo, Firdaus AR, menyampaikan ucapan selamat atas amanah yang diberikan kepada Muhammad Nur. Ia berharap keterlibatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus membawa gagasan dan pemikiran baru untuk mendukung kemajuan madrasah.
"Selamat dan sukses atas dilantiknya Bapak Muhammad Nur dalam jajaran pengurus ISMI Kabupaten Bungo periode 2026-2031. Kami berharap amanah ini dapat dijalankan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Firdaus.Ar.
Menurutnya, keberadaan guru dalam organisasi kemasyarakatan juga dapat menjadi jembatan untuk memperkuat sinergi antara pendidikan dan pelestarian budaya. Berbagai wawasan dan gagasan yang diperoleh melalui organisasi diharapkan dapat diterapkan di madrasah, khususnya dalam mengenalkan adat istiadat dan budaya Melayu Jambi kepada peserta didik.
"Harapan kami, keterlibatan guru madrasah dalam jajaran ISMI dapat membawa gagasan dan pemikiran cerdas para sarjana untuk mendukung kemajuan madrasah, khususnya dalam mengenalkan kembali adat istiadat dan budaya Melayu Jambi kepada peserta didik," ungkapnya.
Kepala madrasah menilai pengenalan budaya Melayu kepada generasi muda semakin penting di tengah perkembangan teknologi digital dan media sosial. Madrasah perlu mengambil peran agar peserta didik tetap mengenal identitas dan akar budaya daerahnya.
Upaya tersebut, lanjutnya, dapat dilakukan melalui kegiatan pengembangan diri yang mengenalkan adat, seni, bahasa, tradisi, dan nilai-nilai Melayu. Dengan demikian, peserta didik tidak hanya memahami budaya secara pengetahuan, tetapi juga memiliki kepedulian untuk menghargai dan melestarikannya.
Keterlibatan Muhammad Nur dalam kepengurusan ISMI diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara madrasah, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat dalam menjaga warisan budaya Melayu serta membentuk generasi yang berkarakter, berbudaya, dan peduli terhadap lingkungan sosial.
Sumber: Humas MTsN 7 Bungo
Editor: MR
Dokumentasi: EP
|
131x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...