
Kemenag (Humas MTsN 7 Bungo) - Seiring kembali dilaksanakannya pembelajaran tatap muka setelah kondisi bencana kabut asap di wilayah Kabupaten Bungo dan sekitarnya berangsur membaik, aktivitas pendidikan di MTsNegeri 7 Bungo kembali berjalan normal. Tidak hanya kegiatan pembelajaran di dalam kelas, berbagai kegiatan pendukung pendidikan, termasuk kegiatan ekstrakurikuler, juga kembali dilaksanakan secara aktif.
Salah satu kegiatan yang kembali berjalan adalah ekstrakurikuler Tilawah Al-Qur'an MTsN 7 Bungo. Kegiatan pembinaan dilaksanakan di Mushala MTsN 7 Bungo, Kamis (3/9/2026), dengan bimbingan langsung dari Awaludin Candra selaku pembimbing ekstrakurikuler Tilawah Al-Qur'an.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya madrasah dalam mengembangkan potensi dan bakat peserta didik, khususnya di bidang seni baca Al-Qur'an. Setelah sebelumnya kegiatan pembinaan harus menyesuaikan dengan kondisi dan kebijakan pembelajaran selama bencana kabut asap, peserta didik kini kembali mendapatkan kesempatan untuk mengikuti latihan secara langsung bersama guru pembimbing.
Dalam kegiatan tersebut, peserta didik mendapatkan pembinaan secara bertahap mengenai teknik dan seni membaca Al-Qur'an. Materi latihan tidak hanya berfokus pada kemampuan membaca ayat dengan baik dan benar, tetapi juga mencakup pengenalan berbagai jenis lagu dalam tilawah Al-Qur'an, termasuk urutan dan penerapannya dari awal hingga akhir bacaan.
Awaludin Candra memberikan penjelasan sekaligus contoh secara langsung mengenai penerapan setiap jenis lagu dalam bacaan tilawah. Melalui metode praktik, peserta didik diarahkan untuk memperhatikan contoh yang diberikan, kemudian mengikuti dan mempraktikkannya secara bergantian.
"Dalam latihan ini, siswa tidak hanya mendengarkan penjelasan, tetapi juga langsung mempraktikkan setiap jenis lagu yang dipelajari. Dengan demikian, mereka dapat lebih mudah memahami karakter dan urutan lagu dalam tilawah," ujar Awaludin Candra.
Satu per satu peserta didik diberikan kesempatan untuk membaca Al-Qur'an dengan menerapkan materi yang telah disampaikan. Guru pembimbing turut memberikan koreksi dan arahan terhadap bacaan peserta didik, baik dari aspek penerapan lagu, irama, maupun kesinambungan bacaan dari awal hingga akhir.
Pembinaan secara langsung tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan peserta didik sekaligus membangun kepercayaan diri dalam membaca Al-Qur'an di hadapan orang lain. Latihan yang dilakukan secara rutin juga menjadi sarana penting bagi peserta didik untuk mempersiapkan diri menghadapi berbagai kegiatan dan kompetisi seni baca Al-Qur'an, baik di tingkat madrasah maupun pada jenjang yang lebih tinggi.
"Yang terpenting dari latihan rutin ini adalah peserta didik mampu membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar sesuai dengan kaidah bacaan, serta mampu membawakan lagu dengan tepat, indah, dan penuh penghayatan. Dengan demikian, mereka tidak hanya memiliki kemampuan membaca Al-Qur'an dengan baik, tetapi juga memiliki keberanian untuk terus mengembangkan potensi yang dimiliki,"pungkas Awaludin.
Sumber: Humas MTsN 7 Bungo
Editor: MR
Dokumentasi: CIW
|
199x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...