
Kemenag (Humas MTsN 7 Bungo) - Persiapan menghadapi Kompetisi Olahraga dan Seni (KOMPAS) 2026 terus dimatangkan oleh Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 7 Bungo. Tidak hanya mengandalkan potensi dan bakat peserta didik, madrasah secara konsisten memperkuat kemampuan siswa melalui pembinaan terarah dan latihan intensif sebagai upaya mempersiapkan delegasi agar mampu tampil optimal pada ajang kompetisi tersebut.
Salah satu bidang yang mendapat perhatian serius adalah Tilawah Al-Qur'an. Pada cabang ini, MTsN 7 Bungo menyiapkan peserta didik Dira Kinaya sebagai wakil madrasah untuk mengikuti kompetisi Tilawah Al-Qur'an pada ajang KOMPAS 2026.
Pembinaan Dira dilakukan secara langsung oleh Awaludin Candra, salah seorang guru MTsN 7 Bungo yang memiliki kompetensi di bidang tilawah sekaligus menjadi pembimbing kegiatan ekstrakurikuler Tilawah Al-Qur'an di madrasah. Pembinaan dilaksanakan secara rutin dan bertahap dengan memberikan perhatian pada berbagai aspek yang diperlukan untuk mendukung penampilan peserta didik dalam kompetisi.
Latihan tidak hanya diarahkan pada kemampuan menghasilkan suara yang baik, tetapi juga mencakup penguasaan teknik membaca Al-Qur'an, ketepatan irama, pengaturan pernapasan, intonasi, artikulasi, penghayatan, serta kesiapan mental. Dira juga dibekali pemahaman mengenai berbagai jenis lagu dalam seni tilawah, karakter masing-masing lagu, bentuk irama, serta urutan penerapannya dalam satu rangkaian bacaan.
Dalam setiap sesi latihan, guru pembimbing memberikan evaluasi secara menyeluruh terhadap kemampuan peserta didik. Evaluasi dilakukan untuk memantau perkembangan sekaligus mengidentifikasi bagian-bagian yang masih perlu diperbaiki.
Melalui pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, Dira diharapkan tidak hanya mampu membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar, tetapi juga dapat membawakan bacaan dengan irama yang tepat, teratur, dan penuh penghayatan. Penguasaan materi secara matang diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan dirinya ketika tampil di hadapan dewan juri dan audiens.
"Kami terus mendorong siswa untuk membangun kepercayaan diri dan menguasai materi secara matang. Dalam kompetisi tilawah, kemampuan membaca Al-Qur'an dengan penerapan irama yang tepat menjadi salah satu faktor penting. Karena itu, siswa harus memahami karakter setiap lagu, urutannya, serta mampu menerapkannya secara berkesinambungan dalam bacaan," ujar Awaludin.
Lebih lanjut, dalam proses latihan, Dira mendapatkan pembinaan teknik dan seni membaca Al-Qur'an secara langsung melalui metode penjelasan, pemberian contoh, dan praktik. Guru pembimbing terlebih dahulu menjelaskan jenis lagu yang akan dipelajari, kemudian memberikan contoh penerapannya dalam bacaan Al-Qur'an.
Setelah menyimak contoh yang diberikan, Dira diarahkan untuk mempraktikkan kembali materi tersebut. Metode ini diterapkan agar peserta didik tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu merasakan dan menerapkan karakter setiap lagu secara langsung dalam bacaan.
Dira juga diberikan kesempatan untuk membaca Al-Qur'an dengan menerapkan materi yang telah dipelajari. Selanjutnya, Awaludin memberikan koreksi dan arahan terhadap bacaannya, baik dari aspek penerapan lagu, ketepatan irama, intonasi, artikulasi, maupun kesinambungan bacaan dari awal hingga akhir.
Dengan pembinaan yang terarah, latihan yang konsisten, serta dukungan dari guru pembimbing dan madrasah, Dira Kaynaya diharapkan mampu memberikan penampilan terbaik dan membawa nama baik MTsN 7 Bungo pada ajang KOMPAS 2026.
Sumber: Humas MTsN 7 Bungo
Editor: MR
Dokumentasi: AW
|
270x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...