
Kemenag (Humas MTsN 7 Bungo) - Di tengah pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) secara daring akibat kondisi kabut asap, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 7 Bungo memastikan seluruh layanan pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya. PJJ bukan berarti peserta didik dan madrasah memasuki masa libur, melainkan perubahan pola pembelajaran dari tatap muka di madrasah menjadi pembelajaran dari rumah dengan memanfaatkan media dan teknologi digital.
Penegasan tersebut disampaikan Kepala MTsN 7 Bungo, Firdaus AR, saat memimpin apel, Kamis (10/9/2026). Apel dilaksanakan sebelum kegiatan Salat Istisqa di lapangan madrasah.
Dalam arahannya, Kepala Madrsah menekankan bahwa meskipun peserta didik melaksanakan pembelajaran dari rumah, seluruh guru dan tenaga kependidikan tetap menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing. Pelayanan pendidikan harus tetap diberikan secara optimal agar proses pembelajaran tidak terhenti selama kebijakan PJJ diberlakukan.
"PJJ atau pembelajaran daring bukan berarti seluruh aktivitas pembelajaran diliburkan. Yang berubah adalah tempat dan pola pelaksanaannya. Jika sebelumnya proses pembelajaran dilaksanakan secara fisik di madrasah, maka selama PJJ pembelajaran dilaksanakan dari rumah dengan memanfaatkan media digital," tegas Kepala Madrasah.
Menurutnya, keberlangsungan pendidikan merupakan tanggung jawab bersama. Guru tetap melaksanakan kegiatan pembelajaran, menyampaikan materi, memberikan tugas, serta melakukan komunikasi dan pemantauan terhadap peserta didik. Sementara itu, peserta didik diharapkan tetap mengikuti pembelajaran sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh madrasah.
Kepala Madrasah menjelaskan bahwa penerapan PJJ bukan merupakan hal baru bagi MTsN 7 Bungo. Pola pembelajaran tersebut sebelumnya juga pernah diterapkan dalam situasi tertentu, terutama ketika kondisi lingkungan tidak memungkinkan kegiatan pembelajaran tatap muka berlangsung secara normal.
"Kegiatan PJJ atau daring ini bukan pertama kali kita lakukan. Sebelumnya, pola seperti ini juga pernah diberlakukan, baik ketika menghadapi kondisi kabut asap pada tahun-tahun sebelumnya maupun pada masa pandemi Covid-19,"ujarnya.
Karena itu, ia meminta seluruh warga madrasah untuk mampu beradaptasi dan tetap menjaga semangat dalam menjalankan aktivitas pendidikan. Menurutnya, kondisi yang dihadapi saat ini tidak boleh menjadi alasan untuk mengurangi kualitas pelayanan pendidikan kepada peserta didik.
Selain peserta didik, orang tua juga diharapkan turut memberikan pendampingan selama PJJ berlangsung. Dukungan orang tua sangat penting untuk membantu peserta didik mengatur waktu, mengikuti pembelajaran, menyelesaikan tugas, serta menjaga kedisiplinan selama belajar dari rumah.
Dengan demikian, pelaksanaan PJJ di MTsN 7 Bungo diharapkan tetap mampu menjaga keberlangsungan proses pendidikan di tengah kondisi kabut asap. Perubahan tempat dan metode pembelajaran tidak mengubah komitmen madrasah untuk terus memberikan layanan pendidikan yang optimal kepada peserta didik.
Sumber: Humas MTsN 7 Bungo
Editor: MR
Dokumentasi: MN
|
260x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...