
Kemenag (Humas MTsN 7 Bungo) - Upaya menjaga keberlangsungan pembinaan prestasi siswa terus dilakukan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 7 Bungo di tengah kondisi kabut asap yang masih berdampak pada aktivitas masyarakat. Untuk mengurangi aktivitas siswa di ruang terbuka, MTsN 7 Bungo melaksanakan sesi latihan badminton di HAL Badminton milik Pemerintah Dusun Tanah Tumbuh, Selasa (15/9/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari persiapan MTsN 7 Bungo menghadapi Kompetisi Olahraga dan Seni (KOMPAS) Madrasah Tingkat Kabupaten Bungo 2026. Latihan tidak hanya difokuskan pada peningkatan kemampuan teknis siswa, tetapi juga menjadi bagian dari proses seleksi untuk menjaring peserta yang memiliki potensi dan kemampuan terbaik dalam cabang olahraga badminton.
Di bawah bimbingan guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), Subhan, para siswa mengikuti latihan secara bertahap dan terarah. Kegiatan diawali dengan sesi seleksi untuk mengetahui kemampuan dasar, keterampilan, serta potensi masing-masing siswa dalam permainan badminton.
Proses seleksi dilakukan dengan memperhatikan berbagai aspek, mulai dari penguasaan teknik dasar, ketepatan pukulan, pergerakan di lapangan, kelincahan, koordinasi, hingga kemampuan menerapkan strategi permainan. Melalui proses tersebut, madrasah dapat memperoleh gambaran mengenai kemampuan dan kesiapan siswa untuk mengikuti tahapan pembinaan selanjutnya.
Setelah seleksi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik permainan badminton. Para siswa diberikan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan melalui latihan pukulan, pergerakan kaki, penguasaan area permainan, hingga simulasi pertandingan. Seluruh rangkaian latihan dilaksanakan dengan tetap memperhatikan kondisi dan kesiapan fisik siswa.
Meskipun kondisi lingkungan akibat kabut asap membuat aktivitas di luar ruangan perlu dikurangi, pembinaan prestasi tetap diupayakan berjalan dengan menyesuaikan lokasi dan pola kegiatan. Pemanfaatan HAL Badminton milik Pemerintah Dusun Tanah Tumbuh menjadi salah satu alternatif tempat latihan sehingga siswa tetap dapat mengikuti pembinaan di ruang yang lebih terlindungi dari paparan langsung kondisi udara di luar ruangan.
Dengan demikian, proses persiapan menuju KOMPAS 2026 dapat terus berlangsung dengan tetap memperhatikan kenyamanan dan keselamatan siswa.
Subhan selaku pembimbing latihan mengarahkan para siswa agar mengikuti setiap tahapan dengan serius, disiplin, dan penuh semangat. Menurutnya, proses seleksi penting dilakukan untuk mengetahui potensi siswa sekaligus menentukan peserta yang akan mendapatkan pembinaan secara lebih intensif menghadapi kompetisi.
"Melalui latihan yang dilakukan, siswa diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan kemampuan teknik permainan, tetapi juga membangun mental bertanding, kedisiplinan, sportivitas, dan kepercayaan diri. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam pembinaan siswa agar mampu tampil secara optimal ketika mengikuti pertandingan," ujar Subhan.
Melalui latihan yang terarah dan berkelanjutan, MTsN 7 Bungo terus berupaya menemukan dan mengembangkan bibit-bibit potensial di bidang olahraga. Para siswa yang terpilih nantinya akan dipersiapkan untuk menjadi bagian dari kontingen madrasah pada KOMPAS Madrasah Tingkat Kabupaten Bungo 2026.
Sumber: Humas MTsN 7 Bungo
Editor: MR
Dokumentasi: MF
|
99x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...