
Kemenag (Humas MTsN 7 Bungo) - Kedisiplinan tidak selalu dimulai dari hal-hal besar. Kebiasaan sederhana seperti menjaga kerapian rambut, kebersihan kuku, kelengkapan atribut, dan kesesuaian seragam menjadi bagian penting dalam membentuk karakter peserta didik. Hal tersebut menjadi perhatian Guru Bimbingan dan Konseling (BK) MTsN 7 Bungo melalui pemeriksaan ketertiban siswa di ruang-ruang kelas, Selasa (29/9/2026).
Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi pemeriksaan terhadap pelanggaran tata tertib, tetapi juga menjadi sarana pembinaan untuk melihat sekaligus mengingatkan kebiasaan-kebiasaan kecil yang perlu diperbaiki siswa dalam kesehariannya. Melalui kegiatan ini, madrasah berupaya menanamkan kesadaran bahwa disiplin, kebersihan, dan kerapian merupakan bagian dari karakter yang perlu dibangun secara konsisten.
Pemeriksaan dilakukan oleh Guru BK dengan melibatkan guru yang sedang melaksanakan pembelajaran di masing-masing kelas. Sejumlah aspek ketertiban menjadi perhatian namun yang menjadi perhatian ialah kebersihan kuku, serta kerapian rambut.
Dari pemeriksaan tersebut, masih ditemukan beberapa siswa yang belum sepenuhnya memenuhi ketentuan tata tertib, terutama dalam hal kerapian rambut dan kebersihan kuku. Siswa yang ditemukan belum sesuai dengan aturan diberikan arahan dan pengingat agar segera melakukan perbaikan.
Bagi Guru BK, temuan-temuan sederhana tersebut menjadi bagian penting dalam proses pembinaan. Sebab, kebiasaan menjaga penampilan, kebersihan, dan kerapian tidak hanya berkaitan dengan tata tertib madrasah, tetapi juga dapat melatih siswa untuk memiliki rasa tanggung jawab terhadap dirinya sendiri dan lingkungan sekitarnya.
Guru BK MTsN 7 Bungo, Ahmad Mursalin, menyampaikan bahwa pemeriksaan ketertiban bukan semata-mata bertujuan mencari kesalahan atau memberikan teguran kepada siswa. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses pendidikan karakter agar siswa memahami alasan di balik setiap aturan yang diterapkan.
"Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan agar siswa terbiasa menjaga kerapian, kebersihan, dan kedisiplinan sesuai dengan aturan madrasah. Jika masih ditemukan hal-hal yang belum sesuai, kami arahkan dengan cara yang santun agar menjadi pembelajaran bagi siswa," ujar Ahmad Mursalin.
Menurutnya, karakter disiplin tidak dapat dibentuk secara instan. Kedisiplinan perlu ditanamkan melalui pembiasaan yang dilakukan secara terus-menerus. Hal-hal sederhana seperti mengenakan seragam secara lengkap, menggunakan atribut sesuai ketentuan, menjaga kebersihan kuku, serta memperhatikan kerapian rambut merupakan kebiasaan yang dapat menumbuhkan sikap tanggung jawab dan kesadaran terhadap aturan.
"Dari hal-hal kecil inilah siswa belajar untuk tertib, bertanggung jawab, dan menghargai aturan. Karena itu, pemeriksaan seperti ini kami jadikan sebagai momentum pembinaan, bukan sekadar mencari siapa yang melakukan pelanggaran," lanjutnya.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa mengikuti pemeriksaan dengan tertib. Siswa yang ditemukan belum memenuhi ketentuan diberikan arahan secara langsung oleh guru. Beberapa siswa juga segera melakukan perbaikan terhadap atribut maupun penampilan setelah mendapatkan pembinaan.
Teguran terhadap siswa yang memiliki rambut atau kuku yang sudah cukup panjang juga disampaikan secara edukatif. Guru memberikan pengingat agar siswa lebih memperhatikan kebersihan dan kerapian diri sebagai bagian dari persiapan sebelum mengikuti proses pembelajaran di madrasah.
Sementara itu, Kepala MTsN 7 Bungo Firdaus.Ar mengapresiasi pelaksanaan pemeriksaan ketertiban yang dilakukan Guru BK. Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki peran penting dalam mendukung pembentukan karakter peserta didik, khususnya dalam membangun kebiasaan disiplin, bertanggung jawab, menjaga kebersihan, dan berpenampilan rapi.
"Pemeriksaan seperti ini penting untuk membentuk karakter siswa yang disiplin dan terbiasa tampil rapi sesuai aturan madrasah. Semoga kegiatan ini terus dilaksanakan secara konsisten dan menjadi pembiasaan yang baik bagi seluruh peserta didik," ujarnya.
Melalui pemeriksaan yang dilakukan secara berkala, MTsN 7 Bungo berupaya memastikan bahwa tata tertib tidak berhenti sebagai aturan tertulis, tetapi benar-benar dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari peserta didik.
Pada akhirnya, rambut yang rapi, kuku yang bersih, seragam yang lengkap, dan atribut yang sesuai mungkin terlihat sebagai hal-hal sederhana. Namun, dari kebiasaan kecil tersebut, siswa belajar tentang kedisiplinan, kebersihan, tanggung jawab, dan kepatuhan terhadap aturan.
Sumber: Humas MTsN 7 Bungo
Editor: MR
Dokumentasi: MN
|
212x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...