
Tanah Tumbuh (MTsN 7 Bungo) - Lari jarak pendek mungkin tampak sederhana, namun di balik itu terdapat teknik dan persiapan yang penting untuk mencapai hasil optimal. Selain menjadi olahraga yang melatih kecepatan, kegiatan ini juga memberikan manfaat besar bagi kebugaran tubuh jika dilakukan dengan benar. Hal inilah yang terlihat di lapangan mini soccer MTsN 7 Bungo pada Sabtu (1/11/2025), ketika para siswa kelas VII C mengikuti praktik pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) dengan materi Lari Jarak Pendek (Sprint).
Dengan penuh semangat, para siswa menunjukkan antusiasme mereka dalam sesi pembelajaran yang dibimbing langsung oleh Bapak Apriyadi, S.Pd.I., guru PJOK MTsN 7 Bungo. Kegiatan diawali dengan pemanasan dinamis, dilanjutkan dengan penjelasan mengenai teknik start jongkok, fase berlari, dan cara memasuki garis finish yang tepat.
Bapak Apriyadi menjelaskan bahwa lari jarak pendek atau sprint merupakan salah satu cabang olahraga atletik yang mengandalkan kekuatan dan kecepatan penuh. Jarak yang ditempuh dalam nomor ini relatif pendek, yakni 100 meter, 200 meter, dan 400 meter. Selain melatih kecepatan, olahraga ini juga bermanfaat untuk meningkatkan stamina dan kebugaran jasmani.
"Lari jarak pendek sering dijadikan latihan untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan kekuatan otot. Bahkan bagi yang tidak memiliki banyak waktu untuk berolahraga, kegiatan ini bisa menjadi pilihan yang efektif," ujar Bapak Apriyadi.
Melalui pembelajaran ini, para siswa tidak hanya berlatih secara fisik, tetapi juga menanamkan semangat hidup sehat sesuai filosofi kuno 'Mens Sana In Corpore Sano' di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat.
Dengan antusiasme dan semangat sportivitas yang tinggi, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan siswa terhadap olahraga serta membentuk generasi yang sehat, kuat, dan berkarakter.
Penulis : Muhammad Nur
Dokumentasi : Widyawati
Sumber : Tim Humas MTsN 7 Bungo
|
296x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...