
Tanah Tumbuh (Humas) - Kegiatan Kajian Ramadhan kembali digelar dengan penuh khidmat di halaman utama MTsN 7 Bungo pada Senin (2/3/2026). Sejak pagi hari, seluruh siswa, dewan guru, staf tata usaha, serta Kepala Madrasah telah berkumpul untuk mengikuti rangkaian tausiyah yang menjadi bagian dari program pembinaan keagamaan selama bulan suci Ramadhan 1447 H.
Dalam kesempatan tersebut, Bapak Muhammad Yusuf, S.Pd.I hadir sebagai pemateri. Beliau menyampaikan tausiyah bertema tingkatan orang yang berpuasa serta manfaat puasa dalam kehidupan seorang muslim.
Dalam penjelasannya, Muhammad Yusuf menguraikan bahwa puasa yang dilaksanakan oleh orang-orang saleh tidak hanya sebatas menahan lapar dan haus dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Lebih dari itu, puasa merupakan ibadah yang menuntut penjagaan diri dari segala perbuatan yang dapat merusak dan mengurangi nilai pahala, seperti berkata dusta, berbuat maksiat, maupun menyakiti sesama.
Beliau menekankan bahwa terdapat tingkatan dalam berpuasa. Tingkatan pertama adalah puasa orang awam, yaitu sekadar menahan lapar dan dahaga. Tingkatan kedua adalah puasa orang khusus, yakni menjaga anggota tubuh dari perbuatan dosa. Sementara tingkatan tertinggi adalah puasa orang-orang pilihan, yaitu menjaga hati dari segala penyakit batin seperti riya, dengki, dan prasangka buruk.
Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa puasa memiliki banyak hikmah dan manfaat dalam kehidupan seorang muslim. Di antaranya adalah meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT, sebagaimana tujuan utama puasa yang disebutkan dalam Al-Qur'an. Selain itu, puasa juga menjadi sarana membersihkan jiwa dari sifat-sifat tercela, memperkuat keimanan melalui pengendalian diri, serta melatih kesabaran dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.
Tidak hanya berdampak pada aspek spiritual, puasa juga menumbuhkan kepedulian sosial. Dengan merasakan lapar dan dahaga, seorang muslim diharapkan mampu lebih peka terhadap kondisi fakir dan miskin, sehingga terdorong untuk berbagi dan memperbanyak sedekah. Nilai empati inilah yang menjadi salah satu esensi penting dari ibadah puasa.
Kehadiran Kepala Madrasah bersama dewan guru dan staf dalam kegiatan tersebut menunjukkan komitmen bersama untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum pembinaan karakter religius peserta didik. Seluruh siswa tampak antusias mengikuti kajian hingga selesai, mencerminkan semangat dalam menuntut ilmu dan memperdalam pemahaman agama.
Melalui kegiatan Kajian Ramadhan ini, diharapkan seluruh keluarga besar MTsN 7 Bungo semakin memahami makna puasa yang sesungguhnya, tidak hanya sebagai rutinitas tahunan, tetapi sebagai sarana pembentukan pribadi yang bertakwa, berakhlak mulia, dan peduli terhadap sesama. Semoga nilai-nilai yang disampaikan dalam tausiyah tersebut dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah, keluarga, maupun masyarakat.

Sumber: Humas MTsN 7 Bungo
Penulis: MR
Dokumentasi: CIW
|
270x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...