
Tanah Tumbuh (Humas) - Dalam rangka mengisi kegiatan keagamaan selama bulan suci Ramadhan, keluarga besar MTsN 7 Bungo kembali melaksanakan kajian keislaman yang dirangkaikan dengan kegiatan buka puasa bersama. Pada kesempatan tersebut, tausiyah disampaikan oleh Ustadz Gianto dengan tema "Esensi Puasa Menuju Ketakwaan Seorang Muslim."
Kajian ini memberikan pemahaman mendalam kepada para peserta mengenai makna puasa yang sesungguhnya, yakni bukan hanya sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga sebagai sarana membentuk pribadi yang lebih baik dan bertakwa kepada Allah SWT.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Gianto menjelaskan bahwa puasa merupakan ibadah yang memiliki tujuan utama untuk membentuk pribadi yang bertakwa. Ketakwaan tersebut tidak hanya tercermin dari pelaksanaan ibadah secara lahiriah, tetapi juga terlihat dalam sikap, perilaku, serta keikhlasan seseorang dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Ia menegaskan bahwa hakikat puasa bukan sekadar menahan diri dari makan dan minum sejak terbit fajar hingga terbenam matahari. Lebih dari itu, puasa juga mengajarkan umat Islam untuk menahan diri dari berbagai perbuatan yang dapat merusak nilai ibadah, seperti berkata dusta, berbuat zalim, serta melakukan hal-hal yang tidak bermanfaat.
"Puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga. Hakikat puasa adalah menahan diri dari segala hal yang dapat membatalkan maupun merusak pahala puasa, sehingga ibadah tersebut benar-benar menjadi jalan menuju ketakwaan kepada Allah SWT," ujar Ustadz Gianto dalam tausiyahnya, Kamis (12/3/2026).
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa melalui ibadah puasa, seorang Muslim dilatih untuk memiliki kesabaran, keikhlasan, serta kemampuan mengendalikan diri. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting dalam membentuk karakter yang baik, baik dalam hubungan dengan Allah SWT maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Selain meningkatkan kualitas ibadah kepada Allah SWT, puasa juga mengajarkan umat Islam untuk lebih peka terhadap kondisi sesama. Rasa lapar dan dahaga yang dirasakan selama berpuasa menjadi pengingat agar umat Islam memiliki kepedulian sosial serta semangat untuk saling membantu, terutama kepada mereka yang membutuhkan.
Dengan memahami esensi puasa secara mendalam, diharapkan setiap Muslim tidak hanya menjalankan ibadah puasa sebagai rutinitas tahunan, tetapi juga menjadikannya sebagai sarana untuk memperbaiki diri serta meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Pelaksanaan tausiyah ini turut menambah kekhidmatan kegiatan buka puasa bersama keluarga besar MTsN 7 Bungo yang diikuti oleh berbagai unsur madrasah, mulai dari dewan guru, staf, tenaga kependidikan, hingga para siswa. Kegiatan ini menjadi momentum mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di lingkungan madrasah.
Sumber : Humas MTsN 7 Bungo
Penulis : MR
Dok : LS
|
280x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...