
Tanah Tumbuh (Humas) - Di tengah dinamika dunia pendidikan yang terus berkembang, terdapat satu hal sederhana namun memiliki kekuatan luar biasa dalam menciptakan suasana belajar yang positif, yakni senyum dan sapaan hangat dari seorang guru. Hal ini secara konsisten diterapkan di MTsN 7 Bungo sejak dimulainya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).
Setiap pagi, sebelum pembelajaran dimulai, para guru di MTsN 7 Bungo menyambut siswa dengan senyum tulus dan sapaan ramah. Tradisi ini tidak hanya dilakukan di halaman madrasah saat siswa datang, tetapi juga berlanjut di dalam kelas ketika KBM dimulai. Momen sederhana tersebut mampu mencairkan suasana, menghilangkan rasa canggung, serta menumbuhkan kenyamanan bagi siswa dalam memulai aktivitas belajar.
Bagi siswa, guru bukan sekadar penyampai materi pelajaran, melainkan sosok penting yang berperan dalam membentuk karakter sekaligus memberikan rasa aman. Senyum guru menjadi bahasa universal yang mampu menyentuh hati siswa, menghadirkan energi positif, serta membangun kedekatan emosional antara guru dan peserta didik.
Budaya positif ini juga tampak saat guru memasuki kelas. Para siswa dengan penuh hormat menyambut dan menyalami guru sebagai bentuk penghargaan serta wujud adab yang dijunjung tinggi di lingkungan madrasah. Interaksi tersebut tidak hanya mempererat hubungan, tetapi juga menanamkan nilai kesopanan, kedisiplinan, dan rasa hormat kepada guru.
Salah satu guru MTsN 7 Bungo, Ibu Zaleha, S.Ag, menyampaikan bahwa budaya senyum, salam, dan sapa merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter siswa yang terus dibudayakan. "Kami ingin menciptakan suasana belajar yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga hangat secara emosional. Senyum adalah langkah kecil dengan dampak besar," ujarnya.
Lebih lanjut, suasana positif yang tercipta dari kebiasaan sederhana ini terbukti mampu meningkatkan semangat belajar siswa. Mereka merasa lebih dihargai, lebih percaya diri, serta lebih terbuka dalam mengikuti proses pembelajaran.
Melalui budaya senyum dan sapaan hangat sejak awal KBM, MTsN 7 Bungo menunjukkan bahwa pendidikan bukan sekadar transfer ilmu, tetapi juga proses membangun hubungan yang humanis antara guru dan siswa. Dari senyum yang tulus, menjadikan para siswa yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia.
Sumber : Humas MTsN 7 Bungo
Penulis : MR
Dok : ZH
|
317x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...