
Tanah Tumbuh (Humas) - Dalam upaya memperkuat tata kelola data pendidik dan tenaga kependidikan (GTK), MTsN 7 Bungo berpartisipasi dalam kegiatan Sosialisasi Penggunaan EMIS GTK sekaligus simulasi aplikasi EMIS GTK terbaru yang diselenggarakan secara daring pada Rabu (22/4/2026). Kegiatan ini diikuti melalui Zoom Meeting dan siaran langsung YouTube GTK Madrasah Channel.
MTsN 7 Bungo diwakili oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas, Bapak Muhammad Fauzan, S.Pd.I, bersama salah satu staf madrasah. Keikutsertaan ini menjadi langkah strategis dalam menyambut implementasi sistem EMIS GTK terbaru yang akan digunakan oleh seluruh pendidik dan tenaga kependidikan di lingkungan madrasah.
Kegiatan sosialisasi ini diselenggarakan oleh Direktorat GTK Madrasah Kementerian Agama Republik Indonesia dan diikuti oleh admin EMIS dari seluruh Indonesia, mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/kota, hingga madrasah, serta perwakilan guru. Sosialisasi bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh terkait sistem, mekanisme, dan alur penggunaan aplikasi EMIS GTK terbaru yang dirancang untuk menggantikan sistem sebelumnya, yaitu Simpatika.
Dalam sesi pemaparan materi, narasumber menjelaskan berbagai fitur utama aplikasi EMIS GTK terbaru, meliputi pengelolaan data guru dan tenaga kependidikan, pembaruan profil, serta proses verifikasi dan validasi data. Aplikasi ini juga terintegrasi dengan sistem pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG), sehingga akurasi dan validitas data menjadi faktor krusial dalam menjamin kelancaran pemenuhan hak-hak guru.
Selain itu, peserta juga mengikuti simulasi penggunaan aplikasi secara langsung. Hal ini bertujuan agar para admin dan pengguna memahami alur kerja sistem secara teknis dan detail, sehingga dapat meminimalisasi kendala saat implementasi.
Bapak Muhammad Fauzan dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki nilai strategis bagi madrasah. Ia menegaskan bahwa pemahaman yang baik terhadap sistem EMIS GTK akan sangat berpengaruh terhadap kelancaran administrasi, khususnya dalam proses pencairan TPG.
"Melalui sosialisasi ini, kami semakin siap mengawal pendataan GTK di MTsN 7 Bungo agar lebih akurat, tertib, dan sinkron. Hal ini penting untuk mencegah kendala dalam pelayanan administrasi maupun pemenuhan hak guru," ujarnya.
Adapun beberapa poin penting yang disampaikan dalam sosialisasi antara lain, sistem EMIS GTK direncanakan mulai digunakan secara penuh pada Agustus 2026, sementara saat ini difokuskan pada pengelolaan insentif. Aspek linearitas masih dalam tahap pengembangan, namun selama jumlah jam tatap muka (JTM) terbaca lebih dari 6 jam, data dinyatakan aman.
Selain itu, madrasah yang belum melakukan verifikasi atau penetapan kepala madrasah di sistem diimbau segera melakukan konfirmasi ke Kementerian Agama kabupaten/kota setempat. Jika terdapat mata pelajaran yang belum tersedia dalam sistem, pengajuan dapat dilakukan melalui layanan helpdesk dengan melampirkan data pendukung.
Pengajuan insentif juga diberikan fleksibilitas melalui penggunaan rekening bebas, dengan beberapa isian yang tidak bersifat wajib. Sementara itu, data guru pensiun masih dalam tahap penyaringan oleh sistem, dan ketentuan minimal 6 JTM berlaku bagi guru Non-ASN. Untuk sertifikasi, pada tahap pengembangan saat ini masih dikecualikan.
Permasalahan teknis seperti status guru BK yang masih bersifat "floating" serta verifikasi dan validasi ijazah pada sistem Simpatika dan EMIS GTK menjadi perhatian khusus dan sedang dalam penanganan oleh tim pusat.
Keikutsertaan MTsN 7 Bungo dalam kegiatan ini menegaskan komitmen madrasah dalam mendukung transformasi digital di lingkungan Kementerian Agama. Dengan kesiapan yang matang, diharapkan pengelolaan data GTK semakin berkualitas, akurat, dan mampu menunjang peningkatan layanan pendidikan secara menyeluruh.
Sumber : Humas MTsN 7 Bungo
Editor : MR
Dokumentasi : MF
|
138x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...