
Kemenag, Tanah Tumbuh (Humas MTsN 7 Bungo) - Dalam upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme di bidang layanan bimbingan dan konseling, Guru Bimbingan Konseling (BK) MTsN 7 Bungo, Ahmad Murslin, S.Pd., mengikuti Webinar Bimbingan Konseling bertajuk "Menjadi Guru BK Profesional" yang diselenggarakan oleh MGBK MA Provinsi Jambi bekerja sama dengan Prodiplan dan Guru BK Konselor pada Selasa (02/06/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan secara daring tersebut terbuka bagi seluruh Guru BK Indonesia, dosen, kepala sekolah/madrasah, praktisi BK, serta mahasiswa Bimbingan dan Konseling. Webinar ini menjadi wadah bagi para pendidik untuk memperkaya wawasan sekaligus memperkuat kompetensi dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang.
Saat ini, peran Guru BK tidak hanya sebatas memberikan layanan konseling kepada peserta didik. Guru BK juga memiliki tanggung jawab yang semakin luas dan strategis, mulai dari pendampingan akademik siswa, keterlibatan dalam implementasi kurikulum di sekolah maupun madrasah, hingga pengelolaan administrasi BK yang bersifat rutin dan wajib. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas dan kompetensi Guru BK menjadi kebutuhan yang sangat penting.
Webinar menghadirkan sejumlah narasumber yang kompeten di bidangnya, yaitu Dr. H. Dedi Irama Silalahi, S.Sos., M.A.B. selaku Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jambi, Drs. Dodi Hendra, M.Pd.I. sebagai Pengawas Sekolah, Dr. Robbani Alfan selaku Managing Director Prodiplan.id, serta Robi Maulidinsyah, M.Pd. sebagai Founder GuruBKKonselor.com.
Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh berbagai materi yang relevan dengan tugas dan fungsi Guru BK, di antaranya Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), Optimalisasi Peran Guru BK dalam Persiapan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP dan SMA, serta Launching Update Aplikasi Guru BK Konselor yang diharapkan dapat mendukung efektivitas layanan BK di satuan pendidikan.
Ahmad Murslin mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan banyak wawasan baru yang dapat diterapkan dalam pelaksanaan layanan BK di madrasah. Menurutnya, Guru BK harus terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan kebijakan pendidikan serta kebutuhan peserta didik agar layanan yang diberikan semakin berkualitas dan tepat sasaran.
"Melalui webinar ini, saya mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai implementasi Kurikulum Berbasis Cinta, strategi pendampingan siswa menghadapi TKA, serta pemanfaatan teknologi dalam layanan BK. Semoga ilmu yang diperoleh dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas layanan kepada peserta didik di MTsN 7 Bungo," ujarnya.
Kepala MTsN 7 Bungo Firdaus.Ar, S.Pd.I turut memberikan apresiasi atas partisipasi Guru BK dalam kegiatan pengembangan profesi tersebut. Menurutnya, peningkatan kompetensi tenaga pendidik merupakan salah satu kunci dalam mewujudkan layanan pendidikan yang berkualitas dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.
Melalui keikutsertaan dalam webinar ini, diharapkan Guru BK MTsN 7 Bungo semakin profesional dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Pelayanan BK yang maksimal, humanis, serta berlandaskan kebutuhan peserta didik akan menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter, mengembangkan potensi, dan mendukung keberhasilan belajar siswa di madrasah.
"Pelayanan BK yang maksimal dan berlandaskan kebutuhan siswa akan membentuk Guru BK yang profesional serta mampu menjadi pendamping terbaik bagi perkembangan peserta didik." Ujar beliau.
Sumber: Humas MTsN 7 Bungo
Editor: MR
Dokumentasi: MN
|
222x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...