
Kemenag (Humas MTsN 7 Bungo) - Seluruh peserta Masa Ta'aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) MTsNegeri 7 Bungo melaksanakan Shalat Zuhur berjamaah di mushala madrasah sebagai bagian dari rangkaian kegiatan pengenalan lingkungan madrasah. Kegiatan ini menjadi salah satu implementasi penguatan pendidikan karakter yang ditanamkan kepada peserta didik baru sejak hari pertama memasuki lingkungan madrasah.
Pelaksanaan shalat berjamaah diikuti oleh seluruh peserta MATAMUDA, panitia, pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM), serta guru pendamping. Saat waktu shalat tiba, seluruh rangkaian kegiatan MATAMUDA dihentikan sejenak agar seluruh warga madrasah dapat menunaikan ibadah secara berjamaah dengan tertib, khusyuk, dan penuh kekhidmatan.
Guru MTsN 7 Bungo sekaligus Panitia MATAMUDA, Muhammad Nur, yang membimbing pelaksanaan shalat berjamaah, mengatakan bahwa pembiasaan ibadah merupakan salah satu nilai utama yang diperkenalkan kepada peserta didik baru selama mengikuti MATAMUDA.
"Selama pelaksanaan MATAMUDA, setiap kali memasuki waktu salat, seluruh peserta bersama panitia OSIM dan guru melaksanakan shalat berjamaah. Melalui pembiasaan ini, kami ingin mengenalkan budaya madrasah yang menjadikan ibadah sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari proses pendidikan. Inilah salah satu bentuk penguatan pendidikan karakter yang terus kami tanamkan kepada seluruh murid," ujar Muhammad Nur, Kamis (9/7/2026).
Muhammad Nur menjelaskan bahwa kedisiplinan dalam menjalankan ibadah merupakan fondasi penting dalam membentuk pribadi yang berkarakter. Menurutnya, kebiasaan baik yang dibangun sejak dini akan melahirkan sikap disiplin, tanggung jawab, serta meningkatkan kesadaran spiritual peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.
Lebih lanjut, Muhammad Nur menjelaskan bahwa sebagai tindak lanjut dari program pembiasaan ibadah di madrasah, MTsN 7 Bungo menerapkan Agenda Shalat Lima Waktu yang wajib dimiliki oleh seluruh peserta didik. Program ini mulai diberlakukan kembali sejak hari pertama Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Tahun Pelajaran 2026/2027, yakni pada 13 Juli 2026. Agenda tersebut berfungsi sebagai media pembiasaan ibadah sekaligus sarana pemantauan dan evaluasi pelaksanaan shalat lima waktu peserta didik, baik selama berada di lingkungan madrasah maupun di rumah.
"Sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter melalui pembiasaan shalat lima waktu, setiap peserta didik wajib memiliki dan mengisi Agenda Shalat Lima Waktu secara rutin sesuai dengan pelaksanaan ibadahnya. Kami berharap pembiasaan ini mampu menumbuhkan karakter disiplin, tanggung jawab, serta kesadaran untuk senantiasa menjaga ibadah dalam kehidupan sehari-hari," tambahnya.
Melalui pembiasaan shalat berjamaah dan penerapan Agenda Shalat Lima Waktu, MTsN 7 Bungo berupaya menumbuhkan kesadaran peserta didik untuk melaksanakan ibadah shalat secara disiplin, ikhlas, dan istiqamah, baik di lingkungan madrasah maupun di rumah. Pembiasaan ini diharapkan dapat membentuk karakter sekaligus menanamkan pemahaman bahwa shalat merupakan kebutuhan setiap muslim sebagai bentuk penghambaan kepada Allah SWT.
Keberhasilan program pembiasaan tersebut juga memerlukan dukungan dan sinergi dari orang tua. Dengan pendampingan yang berkelanjutan di rumah, kebiasaan baik yang telah ditanamkan di madrasah diharapkan dapat terus terjaga sehingga menjadi bagian dari karakter dan budaya hidup peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.
Sumber: Humas MTsN 7 Bungo
Editor: MR
Dokumentasi: CIW
|
349x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...