
Kemenag (Humas MTsN 7 Bungo) - Komitmen membangun budaya bersih dan tertib di lingkungan madrasah terus ditunjukkan MTsN 7 Bungo melalui pelaksanaan piket kelas yang disiplin dan berkelanjutan. Dengan pengawasan aktif dari guru serta pendampingan wali kelas, kegiatan piket tidak hanya menjaga kebersihan ruang belajar, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter tanggung jawab dan gotong royong peserta didik.
Kegiatan piket kelas dilaksanakan setiap hari sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Setelah proses pembelajaran selesai, siswa yang bertugas tidak langsung pulang, melainkan tetap berada di kelas untuk menjalankan tanggung jawab membersihkan ruang belajar. Mereka menyapu, merapikan meja dan kursi, membersihkan area sekitar kelas, serta menyiram tanaman di depan maupun belakang kelas agar lingkungan madrasah tetap asri dan nyaman.
Pada keesokan harinya, petugas piket kembali memastikan kondisi kelas siap digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Rutinitas tersebut terus dipantau oleh guru piket dan wali kelas sehingga kebersihan kelas dapat terjaga secara konsisten. Kegiatan ini berlangsung setiap hari sebagai bagian dari pembiasaan karakter di MTsN 7 Bungo, termasuk pada Selasa (28/7/2026).
Salah seorang wali kelas, Rubiah menjelaskan bahwa seluruh siswa memiliki kewajiban yang sama dalam melaksanakan piket kelas tanpa adanya perbedaan perlakuan. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan media pembelajaran yang efektif untuk menanamkan nilai tanggung jawab, kedisiplinan, kepedulian terhadap lingkungan, serta semangat kerja sama di kalangan peserta didik.
"Tidak ada perbedaan dalam menjalankan tugas ini. Semua siswa mendapat tanggung jawab menjaga kebersihan lingkungan kelas dan madrasah. Mereka bertugas menyapu, mengepel, membersihkan area sekitar kelas, menyiram tanaman, serta menjaga kebersihan kelas sejak datang hingga jam pulang.," ungkap beliau.
Untuk memastikan pelaksanaan piket berjalan optimal, setiap kelas telah memiliki jadwal piket yang disusun secara bergiliran. Jadwal tersebut menjadi pedoman bagi setiap siswa dalam melaksanakan tugasnya, sekaligus memudahkan guru dan wali kelas melakukan pengawasan serta evaluasi terhadap kedisiplinan peserta didik.
Kepala MTsN 7 Bungo, Firdaus AR, memberikan perhatian khusus terhadap pembiasaan budaya bersih sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter di madrasah. Menurutnya, lingkungan belajar yang bersih, rapi, sehat, dan nyaman menjadi faktor penting dalam menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif serta meningkatkan semangat belajar peserta didik. Sebagai wujud komitmen tersebut, Kepala Madrasah secara rutin melakukan supervisi ke setiap kelas, baik saat proses pembelajaran berlangsung maupun setelah seluruh warga madrasah selesai melaksanakan kegiatan belajar dan telah meninggalkan lingkungan madrasah. Melalui supervisi tersebut, kebersihan dan kerapian kelas senantiasa terjaga sebagai budaya positif yang terus dibiasakan di MTsN 7 Bungo.
Sumber: Humas MTsN 7 Bungo
Editor: MR
Dokumentasi: CIW
|
316x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...