
Kemenag (MTsN 7 Bungo) - MTsNegeri 7 Bungo kembali menggelar Liga Madrasah Tahun 2026 sebagai wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan minat dan bakat di bidang olahraga, khususnya sepak bola. Kompetisi yang melibatkan siswa kelas VII hingga kelas IX ini tidak hanya menjadi ajang untuk menunjukkan kemampuan dalam bermain sepak bola, tetapi juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai sportivitas, disiplin, kerja sama, dan kekompakan antarsiswa.
Persiapan pelaksanaan Liga Madrasah Tahun 2026 kembali dilakukan pada Sabtu (8/8/2026) di lingkungan MTsN 7 Bungo. Persiapan tersebut menjadi bagian dari upaya madrasah melakukan penataan kembali sistem pelaksanaan kompetisi agar berjalan lebih terarah, tertib, dan memberikan kesempatan yang seimbang kepada seluruh peserta didik.
Liga Madrasah merupakan kompetisi sepak bola antarsiswa yang dilaksanakan secara berkala dengan jadwal pertandingan setiap satu pekan sekali. Kompetisi ini dirancang sebagai kegiatan olahraga berkelanjutan, sehingga siswa dapat memperoleh pengalaman bertanding secara rutin sekaligus belajar menerapkan nilai-nilai positif yang terkandung dalam olahraga.
Dalam penataan Liga Madrasah tahun ini, Kepala MTsN 7 Bungo, Firdaus AR, turut mengambil peran dalam menyusun kembali aturan dan mekanisme pertandingan bersama Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) serta perwakilan dari masing-masing kelas. Pembahasan tersebut dilakukan untuk memastikan pembentukan tim dapat berlangsung secara objektif, proporsional, dan tetap mengedepankan kebersamaan.
Pembagian tim dilakukan dengan mempertimbangkan komposisi pemain dari kelas VII, VIII, dan IX. Setiap tim dibentuk dengan komposisi yang relatif seimbang sehingga pertandingan diharapkan dapat berlangsung lebih menarik dan kompetitif, namun tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas.
"Pembagian tim perlu dilakukan secara seimbang agar seluruh siswa memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dan mengembangkan kemampuan mereka dalam permainan," menjadi salah satu penekanan dalam penataan Liga Madrasah Tahun 2026.
Selain melibatkan OSIM dan perwakilan kelas, pelaksanaan Liga Madrasah juga mendapat pendampingan dari guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Pendampingan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian pertandingan berjalan sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati, sekaligus memperhatikan aspek keamanan, kedisiplinan, dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Melalui kegiatan ini, madrasah berharap siswa tidak hanya memperoleh pengalaman dalam berkompetisi, tetapi juga mampu memahami pentingnya kerja sama dalam sebuah tim. Permainan sepak bola menuntut setiap pemain untuk membangun komunikasi, menghargai peran masing-masing, mematuhi aturan permainan, serta mengutamakan kepentingan tim di atas kepentingan pribadi.
Liga Madrasah juga menjadi salah satu program unggulan MTsN 7 Bungo dalam memberikan ruang kepada peserta didik untuk menyalurkan minat, bakat, dan potensi melalui kegiatan yang positif. Pelaksanaan kompetisi secara rutin diharapkan dapat menjadi bagian dari proses pembinaan siswa, khususnya dalam mengembangkan kemampuan dan karakter melalui bidang olahraga.
Dengan adanya penataan kembali sistem pertandingan, pembentukan tim yang lebih merata, serta pendampingan dari guru PJOK dan OSIM, Liga Madrasah Tahun 2026 diharapkan dapat berlangsung dengan lancar, tertib, dan sportif.
Lebih dari sekadar pertandingan sepak bola, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi sarana pembentukan karakter siswa agar memiliki semangat berkompetisi secara sehat, disiplin, bertanggung jawab, mampu menghargai orang lain, serta menjaga kekompakan dan kebersamaan dalam sebuah tim.
Sumber: Humas MTsN 7 Bungo
Editor: MR
Dokumentasi: AM
|
303x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...