
Kemenag (Humas MTsN 7 Bungo) - Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) secara daring tidak menjadi alasan bagi MTsN 7 Bungo untuk menghentikan aktivitas pendidikan. Meskipun peserta didik belajar dari rumah, para guru tetap menjalankan tugas dan tanggung jawabnya untuk memastikan proses pembelajaran tetap berlangsung.
Hal itu terlihat pada Kamis (10/9/2026). Seusai melaksanakan Salat Istisqa berjamaah di lingkungan madrasah, para siswa kembali ke rumah masing-masing untuk mengikuti pembelajaran daring sesuai jadwal. Sementara itu, para guru tetap melaksanakan kegiatan mengajar dengan memanfaatkan laptop dan berbagai media pembelajaran.
Waka Kurikulum MTsN 7 Bungo, Mhd Hendrizal, mengatakan madrasah telah menyiapkan mekanisme pemantauan dan pelaporan guna memastikan seluruh kegiatan PJJ terlaksana.
"Guna memastikan proses pembelajaran tetap terlaksana, MTsN 7 Bungo telah menyiapkan mekanisme pemantauan dan pelaporan kegiatan PJJ. Kami juga menyiapkan platform khusus yang digunakan guru untuk mengisi laporan setiap kali pembelajaran berlangsung," ujar Mhd Hendrizal.
Menurutnya, laporan tersebut menjadi instrumen monitoring sekaligus bentuk pertanggungjawaban guru dalam melaksanakan layanan pembelajaran. Melalui laporan itu, madrasah dapat memantau materi, aktivitas, serta keterlaksanaan pembelajaran selama PJJ.
Namun, pelaksanaan pembelajaran daring masih menghadapi sejumlah kendala, terutama keterbatasan perangkat dan jaringan internet. Kondisi tersebut terkadang membuat sebagian siswa kesulitan mengikuti pembelajaran melalui Zoom.
"Kami menyadari bahwa PJJ/daring tentu memiliki kekurangan dibandingkan pembelajaran tatap muka. Ada kondisi tempat tinggal siswa yang kurang mendukung ketika guru mengajak siswa mengikuti pembelajaran melalui Zoom. Ada pula kendala perangkat yang kurang mendukung aplikasi tersebut," ungkapnya.
Untuk mengatasi kendala tersebut, guru tetap memberikan materi dan pendampingan dengan menyesuaikan kondisi siswa. Komunikasi juga dilakukan melalui grup WhatsApp, wali kelas, dan ketua kelas agar informasi, materi, tugas, serta arahan pembelajaran tetap tersampaikan.
Mhd Hendrizal menegaskan bahwa fleksibilitas dan komunikasi menjadi kunci agar layanan pendidikan tetap berjalan di tengah keterbatasan.
"Namun, dengan berbagai kekurangan yang ada, kami berharap pelayanan pendidikan di madrasah tetap berjalan. Guru tetap memandu siswa meskipun terdapat keterbatasan dalam berbagai hal, termasuk ketika ada siswa yang tidak dapat hadir dalam pembelajaran melalui ruang Zoom,"pungkasnya.
Pelaksanaan PJJ di MTsN 7 Bungo menjadi bukti bahwa pembelajaran tetap dapat berlangsung meskipun kondisi mengharuskan siswa belajar dari rumah. PJJ bukan libur, melainkan bentuk penyesuaian layanan pendidikan agar hak peserta didik untuk belajar tetap terpenuhi.
Sumber: Humas MTsN 7 Bungo
Editor: MR
Dokumentasi: MN
|
170x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...