
Kemenag (Humas MTsN 7 Bungo) -Selain memiliki tugas utama mendidik, membimbing, dan mendampingi peserta didik dalam proses pembelajaran, setiap guru juga memiliki tanggung jawab tambahan yang tidak kalah penting dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan pendidikan di madrasah. Salah satunya adalah tugas sebagai guru piket yang berperan dalam memastikan berbagai aktivitas madrasah berjalan tertib, aman, dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Tugas guru piket sering kali terlihat sederhana dan berlangsung di luar kegiatan pembelajaran di dalam kelas. Namun, keberadaan guru piket memiliki peran strategis dalam menjaga keteraturan aktivitas madrasah, khususnya ketika proses pembelajaran sedang berlangsung. Guru piket menjadi salah satu unsur yang membantu memastikan kegiatan belajar mengajar berjalan sebagaimana mestinya serta memberikan pelayanan dan pengawasan terhadap berbagai aktivitas peserta didik selama berada di lingkungan madrasah.
Di MTsNegeri 7 Bungo, pelaksanaan tugas guru piket dilakukan secara terjadwal sesuai dengan agenda yang telah ditetapkan oleh madrasah. Guru yang mendapatkan jadwal piket bertanggung jawab memantau situasi dan kondisi lingkungan madrasah, mengawasi kedisiplinan peserta didik, membantu mengarahkan kelancaran proses pembelajaran, serta memberikan pelayanan terhadap berbagai keperluan peserta didik maupun guru yang berkaitan dengan aktivitas madrasah.
Selain itu, guru piket juga bertugas memberikan izin kepada peserta didik yang memiliki keperluan untuk meninggalkan lingkungan madrasah. Setiap peserta didik yang hendak keluar dari lingkungan madrasah terlebih dahulu harus mendapatkan izin dari guru piket. Hal tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya madrasah dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memastikan keberadaan peserta didik selama jam pembelajaran.
Pada Senin pagi (28/9/2026), guru piket MTsN 7 Bungo terlihat aktif menjalankan berbagai tugas dan tanggung jawabnya. Sejak dimulainya aktivitas madrasah, guru piket melakukan pemantauan terhadap kondisi lingkungan madrasah dan memastikan proses pembelajaran di setiap kelas dapat berlangsung dengan tertib.
Guru piket juga berkoordinasi dengan guru-guru yang melaksanakan pembelajaran serta memantau situasi peserta didik di lingkungan madrasah. Kehadiran guru piket di sejumlah titik lingkungan madrasah menjadi bagian dari upaya menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, tertib, dan kondusif.
Muhammad Nur, salah seorang guru yang bertugas sebagai guru piket pada hari tersebut, menyampaikan bahwa secara umum kondisi madrasah berjalan dengan tertib. Meskipun terdapat beberapa guru yang berhalangan hadir karena sakit, proses pembelajaran tetap dapat terlaksana dengan baik dan seluruh kelas tetap terpantau.
"Alhamdulillah, hari ini kita melihat situasi madrasah berjalan dengan tertib. Proses pembelajaran juga berjalan sebagaimana mestinya. Kelas-kelas tetap terpenuhi dan kegiatan belajar mengajar berlangsung dengan baik, meskipun terdapat guru yang izin karena sakit," ujar Muhammad Nur.
Pada kesempatan tersebut, Muhammad Nur juga menjelaskan bahwa terdapat sejumlah peserta didik yang mengajukan izin untuk keluar dari lingkungan madrasah. Mayoritas peserta didik yang mengajukan izin tersebut berasal dari kelas VII dengan keperluan mengambil ijazah atau dokumen pendidikan mereka di sekolah dasar tempat mereka sebelumnya menempuh pendidikan.
"Pada hari ini cukup banyak siswa yang mengajukan izin untuk keluar dari madrasah yang merupakan siswa kelas VII yang memiliki keperluan mengambil ijazah di sekolah dasar mereka dahulu. Tentunya setiap siswa yang keluar tetap harus melalui prosedur perizinan dan diketahui oleh guru piket," jelasnya.
Penerapan prosedur tersebut merupakan bagian dari pembiasaan disiplin yang terus ditanamkan kepada peserta didik. Dengan adanya mekanisme izin, peserta didik dibiasakan untuk menyampaikan keperluan secara tertib, meminta izin kepada pihak yang berwenang, serta memahami bahwa setiap aktivitas selama jam madrasah memiliki aturan yang harus dipatuhi.
Pelaksanaan tugas guru piket juga menjadi salah satu bentuk kontribusi guru dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga memberikan perhatian terhadap aspek kedisiplinan, keamanan, tanggung jawab, dan pembentukan karakter peserta didik.
Sumber: Humas MTsN 7 Bungo
Editor: MR
Dokumentasi: CIW
|
93x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...